Sabtu, 6 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sering Didemo, Presiden Korea Selatan Akhirnya Siap Mundur

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 30 November 2016 | 18:07 WITA Tag: ,
  


Nah, selama parlemen berdiskusi, Park tentu masih memegang jabatan. Berbeda halnya jika parlemen bersepakat memakzulkan Park.

Setelah keputusan dibuat, Park harus turun dan menyerahkan kekuasaan kepada perdana menteri. Keputusan pemakzulan yang diperoleh parlemen akan dibawa ke Mahkamah Konstitusi.

BACA  Terkait Revisi UU ITE, PSI: Jangan Sampai Niat Baik Timbulkan Pasal Multitafsir Baru

Dibutuhkan waktu maksimal enam bulan untuk menyetujuinya. Setelah persetujuan diperoleh, pilpres harus dilangsungkan 60 hari kemudian.

Partai oposisi pun langsung bereaksi. Pemimpin Partai Demokratik Choo Mi-ae menegaskan bahwa sikap mereka tidak berubah.

BACA  Soal Nasib Kompol Yuni, Kadiv Propam: Saya Pastikan Dipecat dan Dipidana!

Oposisi tetap mengambil opsi untuk memakzulkan Park. Menurut dia, pernyataan Park adalah trik yang didesain untuk mencuri perhatian publik.

Hal senada diungkapkan Park Kwang-on, legislator Partai Demokratik lainnya. ’’Dia (Park, Red) menyerahkan bola ke parlemen ketika bisa mundur dengan mudah.

BACA  Ini Syarat dan Tata Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang Ke-12

Dia meminta parlemen memilih tanggal kemunduran dirinya. Dia mengetahui bahwa hal itu akan memicu diskusi tentang kapan pemilu presiden digelar.

Akhirnya, semua hal jadi tertunda,’’ tuturnya.(afp/reuters/sha/c18/any/jpnn/hargo)

Laman: 1 2 3


Komentar