Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sertifikat Vaksin jadi Syarat Administrasi, Ridwan: Jangan Tambah-tambah Urusan

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Legislatif , pada Wednesday, 28 July 2021 | 02:05 AM Tags: ,
  Ilustrasi. Sertifikat Vaksin

Hargo.co.id, GORONTALO – Saat ini, masyarakat di Gorontalo Utara (Gorut), tengah diresahkan dengan beredarnya isu terkait dengan sertifikat vaksin. Maklum, isu yang beredar bahwa itu menjadi salah satu persyaratan administrasi yang diikutkan baik ke dalam pemberian bantuan maupun untuk urusan lainnya.

Kenyataan itu lantas memantik reaksi dari Anggota DPRD Gorontalo Utara, Ridwan R. Arbie yang mana menurutnya segala sesuatu harus mengacu pada regulasi. Sama dengan negeri ini, semua berdasarkan regulasi. 

“Kita hidup di negara ini semuanya berdasarkan regulasi. Semuanya telah diatur dalam regulasi,” tegasnya.

Terkait dengan desas desus soal sertifikat vaksin yang akan dijadikan sebagai persyaratan administrasi tambahan, Ridwan R. Arbie menegaskan bahwa itu kembali lagi kepada regulasi yang ada. 

“Jika memang hal tersebut telah diatur dalam regulasi dari pusat, maka kita di daerah harus mengikutinya. Namun ketika hal ini tidak diatur dalam regulasi, maka daerah harus dapat melihatnya juga dengan bijaksana,” kata Ridwan R. Arbie.

Lanjut katanya, jika memang tak diatur dalam regulasi, maka syarat untuk mengurus sesuatu janganlah ditambah-tambah. Makanya harus melihat dulu regulasi yang mengaturnya dari pusat untuk persoalan yang satu ini. 

“Jangan sesuatu yang tidak diatur, kemudian ditambahkan. Nantinya ini akan menjadi sebuah persoalan yang baru dan akan berpolemik terutama di tingkatan masyarakat. Jangan tambah-tambah urusan,” tegasnya.

Kalau tak ada dalam aturan terus ditambah, masyarakat akan beranggapan lain. Nanti dianggap bahwa persyaratan ini adalah sebuah pemaksaan. Kondisi sudah sulit,jangan lagi diperparah dengan persoalan atau polemik yang baru lagi. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 344 times, 1 visits today)

Komentar