Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Setelah 13 Tahun, Jasad Anggota Brimob ini Ditemukan

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Tuesday, 15 August 2017 | 11:34 AM Tags: ,
  Proses Evakuasi Jasad (foto : kabar.news)

HARGO.CO.ID – Setelah 13 Tahun berlalu, jasad salah satu anggota Brigadir Mobile Resimen III, Abripda Jumardi yang dinyatakan hilang pasca tragedi tsunami Aceh 26 Desember 2004 silam, akhirnya ditemukan. Ia dinyatakan gugur saat melaksanakan tugas operasi penegakan hukum, saat Aceh dilanda tsunami.

Inline image 2
Jenazah Korban (foto : kabar.news)

“Kita masih menunggu jasadnya tiba setelah diterbangkan dari Aceh, mungkin besok atau lusa, lalu dimakamkan secara militer,” ujar Kombespol Adeni Muhan, Dansat Brimob Polda Sulsel.

Inline image 1
Seragam Korban (foto : kabar.news)

Jumardi merupakan anggota Brimob kelahiran 28 April 1980. Pria asal Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu, juga pernah bersekolah dan tamat di Madrasah Aliyah Negeri, kemudian menjadi anggota kepolisian pada tahun 1999.

Proses Penggalian Jasad (foto : kabar.news)

​Dilansir dari laman kabar.news, data sementara yang dihimpun ‎korban sebenarnya ditemukan pada 21 Juli lalu, namun karena kondisi jasad yang sulit dikenali karena tinggal kerangka usai di makan tanah, akhirnya jasadnya diotopsi oleh tim forensik, hingga pihak Dokpol baru bisa mengetahui identitasnya.

Diketahui, dalam tragedi tsunami 26 Desember 2004 silam, sekitar 230.000 orang di 14 negara tewas akibat tsunami dahsyat yang melanda Samudra Hindia.

Tsunami dipicu lantaran gempa berkekuatan 9,1 pada skala Richter, yang episentrumnya berada Samudra Hindia, sekitar 85 km di barat laut Banda Aceh. Ini juga merupakan salah satu tragedi paling kelam di Indonesia dan dunia.‎ (hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar