Thursday, 16 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Setelah Alami Penundaan, Akhirnya Musda DPD II Partai Golkar Segera Digelar

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Politik , pada Thursday, 9 September 2021 | 00:05 AM Tags: ,
  Ilsutrasi. Partai Golkar Kabupaten Goorntalo segera gelar Musda

Hargo.co.id, GORONTALO – Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo akhirnya mulai mendapatkan kepastian pelaksanaannya. Ini setelah mengalami beberapa kali penundaan. 

Informasi yang berhasil dihimpun, sesuai hasil konsolidasi yang dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo, Rusli Habibie, Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo disepakati pada, Sabtu, 11 September 2021.

“Saat itu telah diputuskan bersama bahwa Musda dilaksanakan pada 11 September 2021,” ungkap Rolly Hippy yang mana saat itu juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia Musda DPD II Golkar.

Masih pada kesempatan yang sama, Rolly Hippy mengungkapkan jika sebelumnya Musda tersebut sempat mengalami penundaan. Namun, kata Rolly Hippy, setelah sekian lama menunggu, akhirnya pelaksanaan kegiatan Musda itu telah mendapatkan persetujuan.

“Untuk Musda ini sudah beberapa kali ditunda. Sampai-sampai undangan yang sempat dikirim kita batalkan,” katanya.

Rolly Hippy yang dalam hal ini selaku ketua panitia Musda membeberkan bahwa pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar ini rencananya akan dilaksanakan di Kantor DPD I Partai Golkar.

“Pelaksanaannya tidak di DPD II. Melainkan di Gedung DPD I. Itu sudah kesepakatan bersama. Menurut kami itu tidak jadi masalah. Ini juga menjaga jangan sampai menumpuknya massa,” sambung Rolly Hippy.

Sejauh ini, berdasarkan pemaparan Rolly Hippy ada tiga nama yang diisukan maju pada perhelatan Musda DPD II Golkar nanti. Tiga nama itu ialah Hendra Hemeto, Warsito Sumawiyono dan Irwan Dai.

“Secara administrasinya nanti ditentukan saat Musda. Karena pembukaannya dibuka pada saat itu juga,” jelas Rolly Hippy seraya menambahkan sesuai dengan ketentuannya, pelaksanaan Musda akan diberlakukan protokol kesehatan.

“Kami batasi yang mengikuti Musda. Yang biasanya tiga orang, sekarang yang bisa masuk ke dalam hanya dua orang. Ketua dan sekretarisnya,” tutup Rolly Hippy. (***)

 

Penulis : Herman Abdullah

(Visited 97 times, 1 visits today)

Komentar