Sabtu, 11 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Setelah Berhari-hari Tertekan, Harga Emas Merangkak Naik

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Ekonomi , pada Sabtu, 20 Juni 2020 | 10:05 WITA Tag:
  Ilustrasi: Emas batangan. (Foto: Antara)


Hargo.co.id, JAKARTA – Harga emas berjangka naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena kenaikan kasus-kasus baru Virus Corona (COVID-19). Lonjakan kasus baru membuat kekhawatiran pasar, terkait gelombang kedua pandemi yang dapat memaksa pemerintah-pemerintah menerapkan penguncian baru.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik tajam 21,9 dolar AS atau 1,27 persen, menjadi ditutup pada 1.753,00 dolar AS per ounce, rebound dari kerugian selama dua hari berturut-turut.

Sebelumnya melanjutkan penurunan 0,9 dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.735,60 dolar AS pada Rabu (17/6), setelah naik 9,3 dolar AS atau 0,54 persen menjadi 1.736,50 dolar AS pada Selasa (16/6).

BACA  Honda Beri Promo Khusus Bagi Aparatur Negara, BUMN dan Tenaga Medis

“Ada peningkatan lanjutan dalam COVID-19 di seluruh wilayah Selatan dan Barat Daya AS dengan kenaikan dalam tingkat rawat inap. … Itu telah menyebabkan sedikit kekhawatiran atas penutupan lagi, yang menguntungkan emas,” kata Pendiri Circle Squared Alternative Investments, Jeffrey Sica.

Lebih dari 8,38 juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi Virus Corona baru.

Awal pekan ini sekitar 400 pekerja di sebuah rumah pemotongan hewan di Jerman utara melakukan tes, dan China pada Jumat (19/6) melaporkan 32 kasus baru corona.

BACA  PHK Meningkat, Pengajuan Klaim Jaminan Hari Tua Capai Rp 26 Miliar

“Tidak peduli apa konsekuensi jangka panjangnya, seperti inflasi, akan ada stimulus lanjutan di seluruh dunia dan itu akan menjaga harga emas didukung dalam jangka panjang,” kata Sica.

Sejauh tahun ini, harga emas telah naik sekitar 15 persen, didukung oleh permintaan safe-haven di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi serta beberapa faktror lain.

Namun demikian dolar AS yang lebih kuat dan indeks pasar saham positif di seluruh dunia, agak membatasi kenaikan harga emas.

BACA  ‘Lapak Asik’ dari BPJAMSOSTEK Diapresiasi DPR RI dan DJSN

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,20 persen.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 33,9 sen atau 1,94 persen, menjadi ditutup pada 17,847 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman Juli naik 15,1 dolar AS atau 1,86 persen, menjadi menetap pada 827,3 dolar AS per ounce. (ant/jpnn/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh JPNN.com dengan judul: “Harga Emas Merangkak Naik Setelah Berhari-hari Tertekan“. Pada edisi Sabtu, 20 Juni 2020.

Komentar