Rabu, 15 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Si Jago Merah Lahap Satu Rumah di Tolitio

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Metropolis , pada Jumat, 11 Mei 2018 | 14:25 WITA Tag: , , ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id  – Peristiwa kebakaran terjadi lagi, kemarin, Kamis (10/5) 07.30 Wita. Kali ini si jago merah melahap rumah milik Yarto Napu (49) kompleks sentral, di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Tak hanya itu, api juga sempat merembet ke dua rumah yang berdekatan dengan sumber api.

Beruntung, pemadam kebakaran (Damkar) cepat datang yang dibantu oleh banyak warga sekitar.

Dari informasi yang dirangkum Gorontalo Post, saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong. Pemilik rumah, Yanto Napu, pagi itu berangkat ke lokasi pekerjaan yang tidak jauh dari rumahnya.

BACA  Ditusuk Teroris, Wiranto Dapat Ganti Rugi dari Negara

Sementara anak-anaknya juga ada yang sedang bekerja dan satunya tidak berada di rumah. “Tiba-tiba para tetangga saya berteriak kebakaran. Setelah saya lari ke sana, yang terbakar ternyata rumah saya,” ungkap Yarto.

Masyarakat setempat pun berbondong-bondong berusaha memadamkan api, namun rumah semi permanen berbahan kayu itu cepat dilahap api. Masyarakat langsung fokus memadamkan api kedua rumah yang telah kena rembesan api. Dan tak lama pula mobil damkar tiba.

BACA  Mencuri, Terekam CCTV, Warga Asal Bitung Dibekuk Polisi di Gorontalo

Alhasil api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.25 Wita. Kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan sekitar puluhan juta. Belum ada penyebab pasti kebakaran tersebut.

Kepala Unit Damkar Farid Taha mengungkapkan anggotanya langsung bergegas ke lokasi kebakar saat menerima informasi. “Kami langsung fokus memotong jalur api yang telah merembet ke dua rumah lain,” kata Farid.

BACA  Sungai Bone Meluap, Dandim 1304 Kerahkan Personilnya Evakuasi Warga

Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti apakah dari api kompor, puntung rokok, bekas anti nyamuk ataukah korslet. Farid berharap agar masyarakat cepat memberi info ketika ada kebakaran, agar pihaknya dapat langsung cepat mendatangi lokasi.(TR-58/hg)


Komentar