Kamis, 26 Maret 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sidang Gugatan Fadel Muhammad, Marthen-Budi Absen

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Metropolis , pada Kamis, 26 Oktober 2017 Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Perkara gugatan Fadel Muhammad terhadap Marten Taha dan Budi Doku kembali sidangkan Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo, Selasa (25/10).

Namun persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim Cysni Isnaya Dewi,SH dan anggota Muhamamd Hambali,SH dan Ngguli Liwar Mbaniawang,SH itu hanya berjalan singkat. Pasalnya, pihak tergugat dalam hal ini Marten Taha dan Budi Doku tak hadir.

Sehingga majelis hakim menunda persidangan untuk menantikan kehadiran pihak tergugat.  “Sidang kami tunda hingga tanggal 2 November 2017,” kata Cysni.

Sejalan dengan hal itu, majelis hakim meminta juru sita PN Gorontalo untuk melayangkan kembali panggilan kepada pihak tergugat.  Sementara itu, kuasa hukum Fadel Muhammad, Yakop Mahmud menyatakan menghargai ketidakhadiran pihak tergugat. Ia menilai ketidakhadiran pihak tergugat karena sedang menjalankan tugas di luar daerah.

“Bisa saja dengan kapasitas sebagai Walikota dan Wakil Walikota, pihak tergugat masih sibuk menjalankan tugas dan kegiatan pemerintahan di luar daerah,” kata Yakop. Meski begitu, pihaknya berharap pada sidang kedua pihak tergugat bisa menghadiri panggilan. Sehingga permasalahan atas gugatan ini bisa cepat terselesaikan.

“Jika sampai dengan panggilan kedua dan ketiga dari PN Kota Gorontalo, namun pihak tergugat juga tidak bisa hadir, maka akan keluar putusan “Verstek” artinya hakim akan memeriksa dan memutus suatu perkara meskipun tidak dihadiri tergugat,” tandasnya.

Sebelumnya, Fadel Muhamad melalui kuasa hukumnya, mengajukan gugatan wanprestasi dengan register perkara nomor 49/Pdt.G2017/PN GTO, diajukan pada 22 September 2017 yang menggugat Marthen Taha dan Budi Doku.(san/hg)