Jumat, 16 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sikapi Masa Pandemi Covid-19, Kakek di Gorontalo Pilih Jual Kacang Rebus

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi Gorontalo , pada Minggu, 13 Desember 2020 | 22:05 WITA Tag: , , , , ,
  Uja Adam (64) penjual kacang rebus pada salah satu emperan toko di Kota Gorontalo. (Foto: Istimewa/Rahman Halid//Gorontalo Post)


BANYAK orang menyikapi pandemik Covid-19 dengan benar-benar hanya berdiam diri di rumah. Lain halnya Uja Adam (64) warga Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo justru menyikapinya dengan tatap mencari nafkah tanpa harus mengemis.

Rahman Halid – Gorontalo

BERALASKAN terpal warna orange, siang itu, Uja Adam) tampak menjajakan jualannya berupa kacang rebus di emperan toko berlokasi di Jalan Kh. Agus Salim, Kota Gorontalo. Saat ditemui media ini, Uja Adam mengaku, sebagai penjual kacang rebus dirinya telah mengabdikan dirinya tanpa menjadi pengemis. Untuk menghasilkan uang, Uja Adam memilih menjadi penjual kacang rebus kurang lebih 15 Tahun.

BACA  Tegas, Wagub Gorontalo Minta Aparaturnya Wajib Beri Layanan Publik Berkualitas

“Telah 15 Tahun saya berjualan kacang dan penghasilan saya lumayanlah untuk makan setiap hari,” kata Uja Adam.

Lebih lanjut Uja Adam menambahkan, dari hasil menjual kacang rebus itu telah membuat salah seorang anaknya menyelesaikan studinya Jurusan Tehnik Elektro, Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

“Alhamdulilah tanpa meminta-minta di pinggir jalan saya berhasil menyelesaikan sekolah anak saya di bangku kuliah,” kata Uja Adam.

Sembari berbincang, Uja Adam menjelaskan, untuk tempat jualannya bukan hanya di depan Makro Supermarket, tapi sesekali dia menjajankan jualannya di Pasar Sentral Kota Gorontalo.

BACA  Dapat Beasiswa Kuliah di ATMI Solo, Pemuda Asal Gorontalo Ini Ungkapkan Rasa Syukur

“Dalam satu hari saya berjualan di dua tempat berbeda, malamnya saya di sini di depan Makro Supermarket dan paginya saya di Pasar Sentral,” kata Uja Adam.

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19, perekonomian tak menetu. Bahkan turun dan itu ikut mempengaruhi penghasilan pedagang kecil seperti dia. Hanya saja, kondisi sekarang disikapi oleh Uja Adam dengan tetap berjualan tanpa harus berdiam diri di rumah atau mengemis.

BACA  KID Provinsi Gorontalo Periode 2020-2024 Resmi Dilantik

Sementara itu, Uja Adam mengatakaan dengan menjajankan setiap 1 liter kacangnya  Rp 20 ribu, dalam sehari dia mampu mendapatkan keuntungan Rp 100 ribu bahkan bisa lebih dari itu.

“Biasanya Rp100 Ribu dan biasanya lebih, itupun kalau beberapa pelanggan membeli dengan harga di atas Rp 20 ribu perliternya,” ungkap Uja Adam sembari mengunci pembicaraan karena akan melayani pembeli saat itu. (***)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar