Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Silaturahmi Lebaran Rasa Politik

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 3 Juli 2017 | 22:49 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO,hargo.co.id – Ramadan dan Idul Fitri kali ini memang sangat terasa nuansa pilkadanya.

Pasalnya pertemuan politik memang kerap terjadi dari sejak pertengahan ramadan hingga lebaran idul fitri. Gusnar Ismail mengakui dirinya mendapat kunjungan dari sejumlah politisi Gorontalo.

Seperti Rusli Habibie, Marten Taha, Safrudin Mosii, Rum Pagau, Budi Doku, Erman Latjengke, Indra Yasin, Roni Imran, Adrian Lahay, Ishak Liputo, ISmet Mile, Abdullah Karim, Rustam Akili, Nelson Pomalingo hingga Fadli Hasan yang merupakan pasangan yang diusung Demokrat di Pilbup Gorontalo kemarin.

Pertemuan ini sendiri menurut mantan orang nomor satu di Gorontlao itu tak hanya berisi agenda silaturahim biasa, namun juga ada sempat terselip pembicaraan-pembicaraan berbau politik. Baik yang menyangkut Pilwako maupun Pilbup Gorut.

“Tentu sempat ada pembicaraan soal arah dukungan Demokrat, Tapi belum ada yang mengerucut ke satu nama baik untuk Pilwako dan Pilbup Gorut,” ujarnya.

BACA  BPJS Kesehatan Bentuk Tim Kemitraan Perjaka Provinsi Gorontalo, Ini Harapan Sekdaprov

Terkait dengan Pilbup Gorut, Gusnar mengaku sempat didatangi langsung oleh Roni Imran yang juga saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Gorontalo Utara. Gusnar mengaku, Roni telah menyampaikan kepadanya akan maju di Pilbup Gorontalo Utara.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Roni Imran, Demokrat akan siap mendukung bila hasil survey Roni Imran bagus,” tegasnya.

Hal yang sama juga diakui Ketua DPD Hanura Adhan Dambea yang juga banyak melakukan safari politik.

Bahkan mantan Walikota Gorontalo ini mengaku dirinya belakangan intens melakukan pertemuan dengan Wakil Walikota Gorontalo yang belakangan digalang maju kembali di perhelatan Pilwako Gorontalo 2018 mendatang.

Adhan mengaku, Hampir setiap hari dirinya bertemu dengan Budi Doku bahkan belakangan sering kali menggelar kegiatan bersama di sejumlah wilayah di Kota Gorontalo.

BACA  Pemprov Gorontalo Gelar Vaksinasi Khusus Pengemudi Bentor dan Ojol

“Alhamdulillah pak Budi Doku belakangan semakin aktif mengikuti berbagai kegiatan Partai Hanura di Kota Gorontalo,” Ujar Adhan yang ditemui usai menggelar silaturahim di beberapa tempat di Kota Gorontalo bersama Budi Doku, Minggu (2/7).

Namun, untuk mengerucut soal dukungan Partai Hanura di Pilwako sendiri, Adhan mengaku hal ini belum pasti. Karena menurutnya, meski sejauh ini dirinya sudah intens menggelar komunikasi bersama Budi Doku, Belum ada pembicaraan resmi tentang arah dukungan Hanura di Pilwak Gorontalo.

“Saya sudah ketemu dengan beberapa politisi, baik dari unsur partai seperti PBB dan PPP ataupun Gerindra, namun semua masih sebatas wacana,” tambah Adhan yang juga mengaku sempat bertemu langsung bersama Rum Pagau dan Budi Doku beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Adhan mengatakan, Untuk Pilwako sendiri Adhan mengaku belakangan mendapat dorongan besar dari warga Gorontalo untuk maju di Pilwako Gorontalo berpasangan dengan Budi Doku.

BACA  Gubernur Gorontalo Dampingi Ketua BPK RI Berkunjung ke Tempat Wisata Hiu Paus

“Untuk sekarang yang belum bisa memberikan pernyataan resmi, Soal sikap saya di Pilwako,” tambahnya.

Hanya saja menurut Adhan, Beberapa waktu lalu ia menggelar pertemuan bersama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang juga merupakan lawan politiknya di Pilgub Gorontalo kemarin.

Dalam pertemuan itu, Adhan menyampaikan kepada Rusli Habibie terkait Pilwako Gorontalo dirinya berharap yang memimpin Gorontalo kedepannya adalah pemimpin yang benar-benar bekerja untuk seluruh rakyat Gorontalo, Bukan untuk golongan tertentu.

“Saya sampaikan ke Rusli Habibie, Siapapun Walikota Gorontalo asal bukan Marten Taha,” tegasnya. Hal ini menurut Adhan karena, Marten Taha dinilainya tidak berpihak kepada kepentingan rakyat Kota Gorontalo. Contohnya mengenai regulasi parker di Kota Gorontalo yang belakangan mendapat sorotan dari hamper seluruh rakyat Kota Gorontalo. (gip/tr-45/wan/hargo)


Komentar