Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Simak Ulasan Dokter Tentang Gejala Long Covid-19

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 3 Desember 2020 | 23:30 WITA Tag: , , ,
  Ilustrasi


Hargo.co.id, JAKARTA – Meskipun sudah sembuh atau dinyatakan negative Covid-19, seorang mantan pasien harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, ada kemungkinan mantan pasien kembali positif.

Ini seperti yang diungkapkan Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto. Melalui jpnn.com, Agus Dwi Susanto meminta masyarakat bisa mewaspadai dan mengetahui fenomena long Covid-19.

Long Covid-19 diketahui sebagai gejala yang kembali dialami pasien sembuh Covid-19 setelah mereka dinyatakan negatif melalui swab test.  Susanto mengatakan, gejala yang dimaksud mulai dari kelelahan, sesak napas, jantung berdebar, nyeri sendi, nyeri otot, hingga depresi.

BACA  Satgas Minta Masyarakat Hindari 5 Aktivitas Ini Selama Tahun Baruan

Gejala tersebut bisa dialami penyintas hingga berminggu-minggu, bahkan mencapai bulanan.

“Jadi, berdasar hasil publikasi di Inggris, Amerika Serikat, dan Tiongkok, sebagian besar merasakan kelelahan kronik, lemah, dan letih. Di Inggris, 60 persen mengalami itu,” ujar Susanto dalam dialog ‘Mewaspadai Efek Jangka Panjang COVID-19’ yang disiarkan YouTube BPNB, Kamis (03/12/2020). Kemudian, ada juga yang mengalami sesak napas. Setidaknya, 42 persen pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 dan mengalami Long Covid-19.

Lanjut Susanto menerangkan, ada juga penyintas yang merasakan nyeri sendi, nyeri otot, bahkan gejala depresi, gejala sakit pada perut, gangguan perasa, dan pembau.

BACA  Pemerintah Suplai Bantuan untuk Pekerja Pariwisata di Gorontalo

“Long Covid-19 ini cukup marak dibahas para praktisi kesehatan yang sebelumnya sempat pula ramai membahas soal sindrom pasca covid,” imbuh Susanto.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Isman Firdaus mengatakan, pasien yang sembuh dari Covid-19 memang perlu dikawal kesehatannya.

Apabila pasien sembuh itu masih merasakan kelelahan, maka perlu dipantau apakah fungsi jantungnya masih bagus.

“Mengatasinya bisa mulai olahraga lagi, jalan kaki, bersepeda ringan, sehingga otot jantung lebih nyaman dalam kondisi olahraga dan otot dilatih. Tentu jika stres tinggi, adrenalin tinggi, maka beban jantung berat,” beber dia.

BACA  Kota Gorontalo Sudah Siap Beri Vaksin Covid-19

Atas hal itu, dia meminta kepada para penyintas Covid-19 untuk melakukan pengecekan ke dokter jika memang dalam satu bulan masih merasakan lelah.

“Namun, apabila hanya satu atau dua minggu sudah baik kondisinya, olahraga bisa ditingkatkan,” pungkas dia.(cuy/jpnn)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar