Sabtu, 11 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Simak Video dan Berita Aksi Wanita yang Diamankan di Limboto

Oleh Veronika Y. Ruung , dalam Headline Kab. Gorontalo , pada Senin, 25 Mei 2020 | 16:17 WITA Tag: , ,
  Personil di Pos Pengamanan (Pospam) yang bertugas di bawah Tower Pakaya Limboto, mengamankan seorang wanita. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Personil di Pos Pengamanan (Pospam) yang bertugas di bawah Tower Pakaya Limboto, mengamankan seorang wanita.

Wanita tanpa identitas itu diamankan karena masih lalu lalang di sekitaran Taman Budaya Limboto, pada Ahad, 24/05/2020) pukul 23.30 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun, Kapolsek Limboto Barat yang juga Kepala Pos Pam di Tower Pakaya, IPDA Iwan M.F. Kapojos, S.Trk mendapatkan laporan dari salah seorang warga yang melihat seorang perempuan tengah lalu lalang di sekitaran Taman Budaya.

BACA  Terkait Sengketa Perbatasan dengan Tiongkok, India Pesan Puluhan Pesawat Tempur Rusia

Saat coba diamankan dan dilakukan pemeriksaan untuk mendapatkan identitas, perempuan tersebut malah berusaha menghindari petugas. Bahkan sempat melarikan diri hingga ke tangga Tower Pakaya dan naik ke atap tangga.

BACA  Seorang Ibu Hamil di Gorontalo Terpapar Corona

Personil Pospam yang bertugas Brigadir Budhi Bagus Satria, S.IP langsung menarik tangan perempuan tersebut dengan dibantu Kapospam, IPDA Iwan M.F. Kapojos, S.Trk, Bripka Febri Onsu dan Bripka Ronal Ch. Pangkey, S.Sos

Saat menoba diinterogasi, wanita tersebut memberi keterangan yang berubah-ubah. Dia mengaku berasal dari Bitung, Sulawesi Utara. Beberapa meniti kemudian, berubah lagi, dan mengaku dari Manado.

BACA  Ini Saran Fadel Muhammad Guna Menghadapi New Normal

Terkait kartu identitasnya, wanita tersebut mengaku jika telah ditahan oleh pemilik toko tempat dia berkerja sebelumnya.

“Kami telah koordinasikan dengan petugas medis di RS Aloei Saboe, Kota Gorontalo agar dilakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut terhadap wanita tersebut,” kunci IPDA Iwan M.F. Kapojos, S.Trk. (vyr/hg)


Video


Komentar