Senin, 19 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Singapura Andalkan Kemudahan Beli Rumah

Oleh Aslan , dalam Ekonomi , pada Selasa, 30 Mei 2017 | 08:00 WITA Tag:
  


Hargo.co.id – Membaiknya pasar properti Singapura mendorong pengembang di negeri itu untuk memperluas target market ke Indonesia, termasuk Surabaya. Sebagaimana diketahui, pasar properti di Singapura melambat pada periode 2014–2016.

CEO PropNex Indonesia Lucky mengatakan, suplai yang berlebih pada periode tersebut menjadi penyebab melambatnya properti di Singapura. Akibatnya, harga properti anjlok hingga 30 persen. Dalam kondisi tersebut, pemerintah setempat menahan laju penjualan land bank kepada developer.

Selama ini, pembeli dari Indonesia menempati posisi kedua setelah Tiongkok. Dari Indonesia sendiri, 30 persen pembeli properti di Singapura berasal dari Surabaya. Sisanya tersebar mulai Jakarta, Medan, hingga daerah-daerah lain.

”Pembeli properti dari Indonesia sudah paham betul kondisi properti di Singapura,” tutur dia. Mereka paham mulai potensi kenaikan harga hingga waktu yang tepat untuk membeli properti. ”Pasca winter season, kini properti di Singapura memasuki musim semi,” lanjut dia.

BACA  Mudik Dilarang, Menparekraf Beberkan 3 Strategi Peluang untuk Pelaku Usaha

Tingginya animo berinvestasi di Singapura tidak terlepas dari kemudahan orang asing membeli properti di negeri itu. Dia mencontohkan, pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) relatif lebih mudah. ”Yang dilihat perputaran keuangan. Apalagi kalau ada deposito, kredit yang disetujui bisa sampai 80 persen,” papar dia.

Selain itu, jangka waktu KPR panjang. Bisa sampai 30 tahun dengan suku bunga di bawah 4 persen per tahun. ”Frekuensi penerbangan yang tinggi juga menjadi pertimbangan jika dibandingkan dengan berinvestasi di negara lain seperti Australia dan Malaysia,” kata dia.

BACA  UMKM Sulit Dapat Modal, OJK: Itu Hanya Persoalan Komunikasi

Director PropNex Singapura Alvin Tan menambahkan, produk yang ditawarkan ke pasar Indonesia membidik segmen middle class. Sebagai produk investasi, potensi sewa juga terbuka. ”Saat ini developer tengah merampungkan pembangunan proyek apartemen tersebut,” katanya. (hg/res/c11/sof)


Komentar