Jumat, 22 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sistem Belum Optimal, Pemicu Meningkatnya Pasien Covid-19

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 4 Desember 2020 | 14:05 WITA Tag: , , ,
  Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (30/5/2020). Foto: ANTARA/Indriani


Hargo.co.id, JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkap bahwa penambahan pasien terkonfirmasi positif Kamis (3/12) ini menunjukkan jumlah yang cukup signifikan yaitu 8.369 kasus. Penambahan tertinggi harian dari provinsi Papua, sebanyak 1.755 kasus dan menambahkan jumlah kumulatifnya menjadi 11.879 kasus. Kemudian Jawa Barat yang menambahkan 1.648 kasus dan kumulatifnya menjadi 55.807 kasus.

Prof Wiku juga menerangkan, tingginya penambahan kasus pada dua provinsi tersebut berkaitan dengan upaya pemerintah yang selama ini digunakan untuk data Covid-19 di Kementerian Kesehatan, tengah dioptimalisasi untuk menyinkronkan data pusat dan daerah.

BACA  Tiba di Gorontalo, Vaksin Covid-19 Dikawal Ketat

“Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pada hari ini terdapat penambahan kasus yang sangat signifikan, yaitu sebesar 8.369 kasus,” ujar Wiku saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (03/12/2020) seperti yang dilansir jpnn.com.

“Angka yang sangat tinggi ini salah satunya disebabkan karena sistem yang belum optimal,” imbuh Wiku.

BACA  Satgas Minta Masyarakat Hindari 5 Aktivitas Ini Selama Tahun Baruan

Sebagai contoh, perbedaan data terdapat di beberapa provinsi, seperti di Papua. Papua hari ini melaporkan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.755 kasus. Yang mana jumlah itu merupakan akumulasi penambahan kasus positif sejak tanggal 19 November hingga 3 Desember 2020. “Kepada pemerintah daerah yang masih memiliki perbedaan data, kami imbau untuk melakukan konsolidasi data secara langsung dengan pemerintah pusat sesegera mungkin,” imbuh Wiku. Di samping itu, Wiku juga menyampaikan perkembangan data perkembangan penanganan Covid-19 secara nasional per 3 Desember. Jumlah kasus aktif berada di angka 77.696 kasus atau 13,9 persen. Angka ini masih lebih rendah dari rata-rata dunia sebesar 28,36 persen.

BACA  Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Satpol PP Akan Bertindak

Sedangkan penambahan kasus positif sebanyak 8.369 kasus. Jumlah kasus sembuh sebanyak 462.553 atau 82,9 persen, dibandingkan rata-rata dunia 69,32 persen. Untuk jumlah pasien meninggal 17.355 kasus atau 3,11 persen dibandingkan rata-rata dunia 2,31 persen. (tan/covid19goid/jpnn)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar