Senin, 14 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Siswa SMK Kesehatan, Dapat Beasiswa Kuliah di Tiongkok

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo , pada Selasa, 3 Oktober 2017 | 13:07 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id Gorontalo – Tahun ini SMK Kesehatan Bakti Nusantara Gorontalo patut berbangga karena salah satu alumninya, yaitu Rosanti Doda, diterima sebagai Mahasiswa program beasiswa di Yangzhou Polytechnic College (YPC), di Provinsi Jiangsau, Tiongkok.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Yangzhou, melalui Kantor Urusan Luar Negeri (Yangzhou Foreign Affairs Office), menyampaikan tawaran program internasional dan beasiswa dari YPC untuk pelajar Indonesia.

Bidang Medical Science yang ditawarkan ada tiga meliputi Diploma III (D3) Keperawatan, Kebidanan dan Farmasi. Namun, Rosanti Doda yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di SMK Kesehatan Bakti Nusantara lebih memilih D3 Keperawatan sesuai kompetensi keahliannya ketika di SMK. Program yang ditawarkan memiliki masa studi selama 3 tahun atau 6 semester dengan 2 semester pertama difokuskan pada pendidikan bahasa Mandarin.

BACA  BPKH Paparkan Capaian Selama Pandemi Covid-19 

Kepala SMK Kesehatan, Jamaluddin Hamid, menuturkan rasa bangganya dan berharap ini adalah awal bagi siswa lain yang ingin studi keluar negeri. Selama ini kendala utamanya adalah banyaknya orangtua yang tidak rela bila anaknya menuntut ilmu terlalu jauh hingga ke luar negeri.

BACA  Konsultasi Empat Poin Pengadaan, Gubernur Gorontalo Temui LKPP di Jakarta

Selaku kepala sekolah dan juga dari pihak Yayasan mengucapkan terima kasih kepada orang tua Rosanti Doda yang selalu memberi motivasi sehingga bisa memperoleh beasiswa ke luar negeri. Tepatnya tanggal 26 September 2017 meninggalkan Indonesia menuju Yangzhou Tiongkok.

Jamaluddin Hamid juga menjelaskan, bahwa sejak dua tahun lalu SMK Kesehatan Bakti Nusantara Gorontalo melalui PERSEMKI (Persatuan SMK Kesehatan Indonesia) telah melakukan penandatanganan Akta Kerja sama Dengan Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center (SEAMEO-SEAMOLEC) di Solo yang salah satu isi perjanjian kerja sama itu adalah peluang melanjutkan kuliah di luar negeri selain peluang bekerja di luar negeri.

BACA  Ini Alasan Gaji 13 Empat Daerah di Gorontalo Ditunda

“Saat ini juga kami sedang menyiapkan dua siswa kami yang akan mewakili Gorontalo pada pentas PAI Nasional di Aceh awal Oktober setelah memperoleh juara I tingkat Provinsi, yaitu bidang lomba Musabaqah Tilawatil Quran dan Lomba Pidato,” ucap Jamaludin.(ndi)


Komentar