Sabtu, 30 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



SMAN 3 Gorontalo jadi Lokasi Pengambilan Video Program Pembelajaran K-13

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 19 September 2016 | 10:27 WITA Tag: ,
  


Siswa dan Guru Masuk Tim Produksi

“Kepercayaan yang diberikan Direkotrat Pembinaan SMA, Kemendikbud benar-benar dimanfaatkan SMAN 3 Gorontalo. Menjadi satu-satunya sekolah yang menjadi lokasi pengambilan gambar program pembelajaran K-13, memberikan kebanggaan tersendiri. Apalagi dalam proses pembuatan video selama tiga hari tersebut, melibatkan siswa dan guru di lingkunga SMAN 3 Gorontalo”

Andi Aulia Arifuddin – Limba

Tak seperti hari libur biasanya, pintu pagar SMA Negeri 3 Gorontalo dihari Minggu ini terbuka lebar. Ada beberapa siswa masih menggunakan seragam sekolah menuju pintu masuk gerbang sekolah.

Ada pula siswa dengan menggunakan seragam bebas. Sebagian guru pun terlihat sibuk dengan beberapa perangkat alat video di tangan mereka. Ya, aktivitas yang memang jarang dilakukan oleh civitas SMAN 3 Gorontalo di hari libur seperti ini.

Dibalik kesibukan tersebut ternyata para siswa dan guru ini sedang menyiapaan pengambilan gambar video proses pembelajaran para siswa. Kebetulan dari ratusan sekolah se Provinsi Gorontalo, SMAN 3 Gorontalo terpilih untuk menjadi lokasi pengambilan gambar/video (Shooting) program pembelajaran implementasi Kurikulum 2013 (K-3).

Kepada SMAN 3 Gorontalo Dra. Adianiwaty S. Polapa,M.Pd mengatakan sejatinya proses pelaksanaan shooting tersebut sudah disiapkan jauh-jauh hari sebelumnya.

“Sebagai salah satu program dari Direktorat Pembinaan SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2016 dengan menyediakan model pembelajaran K-13 dalam bentuk video. SMAN 3 Gorontalo menjadi satu-satunya sekolah yang dipercaya Kemendikbud untuk menjadi lokasi pengambilan gambar proses pembelajaran ini,” ucap Ani sapaan akrab Adiniwaty kepada Gorontalo Post, kemarin.

“Sebelum berlangsungnya pengambilan gambar ini ada beberapa kali workshop dalam rangka menyiapkan dan koordinasi pengembangan video pembelajaran yang menghasilkan naskah (Script). Dan allhamdulillah dari 25 lokasi shooting di seluruh Indonesia, SMAN 3 Gorontalo mendapatkan kesempatan dari Direkotrat Pembinaan SMA, Kemendikbud untuk menjadi lokasi pengambilan video tersebut,” jelas Ani.

Sejauh ini, tiga hari sudah tim produksi yang didampingi langsung pihak Pustekkom Kemendikbud Abdul Madjid dan Direktorat PSMA yang diwakili Nur Ginanjar melakukan pengambilan gambar di SMAN 3 Gorontalo.

“Yang paling membanggakan bagi kami adalah tim produksi yang seluruhnya melibatkan civitas akademika SMAN 3 Gorontalo,” kata Ani dengan bangga.

Adapun civitas yang terlibat diantaranya Suriyati Abdjul M.Pd tim pengembang naskah sekaligus pemeran guru, tim pengembang produksi atau sutradara Sugeng Wardoyo S.Pd, Cameraman Thariq, Soudman yang diperankan Syahril Pulukadang, Cameraman Tiryag Ramadhan Mustafa, Soundman Moh.Ghozali Pulukadang, Artistik Moh.Raihan Datau dan Lighting Abid Muhaimin Harun serta melibatkan 25 siswa-siswi SMAN 3 Gorontalo. (***)

Loading spinner

Komentar