Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Soal Isu Gola, Ini Komentar Kapolda Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Rabu, 22 Maret 2017 | 14:11 Tag: , ,
  

 

GORONTALO, Hargo.co.id – Maraknya isu penulikan anak yang saat ini beredar di tengah masyarakat Gorontalo akhirnya mendapat respon tegas dari Kepolisian Daerah Gorontalo.

Kapolda Gorontalo, Brigjend Pol Drs Rachmad Fudail, Selasa (21/3) kemarin, menegaskan, isu penculikan anak yang saat ini telah menghebohkan Gorontalo, dinyatakan tidak benar (Hoax).

Kendati begitu, Kapolda Brigjen Rachmad Fudail tidak menapik jika saat ini Polres Bone Bolango sedang menangani kasus dugaan penculikan anak di Desa Bilungala, Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango.

“Di Bone Bolango sejauh ini belum pasti kasus penculikan anak, tapi baru dugaan dan masih terus didalami oleh Polres Bone Bolango,”tegasnya.

Tak hanya itu, menurut Kapolda, dari hasil penyelidikan sementara, keterangan dari Windi Kadir, siswa SMP Bone Pantai yang diduga menjadi korban penculikan itu, masih sering berubah-ubah dan belum pasti.

“Hasil pemeriksaan dari sejumlah saksi, belum ada yang mengatakan bahwa korban merupakan korban penculikan, jadi isu penculikan yang saat ini sudah beredar di tengah masyarakat itu tidak benar,”ujar Kapolda Brigjen Rachmad Fudail.

Lebih lanjut Brigjend Pol Drs Rachmad Fudail juga meminta kepada seluruh masyrakat Gorontalo untuk tidak cepat termakan isu penculikan anak yang saat ini menyebar dari mulut ke mulut.

Sebab selain kasus Bone Pantai itu, tidak ada kasus penculikan anak yang masuk ke kepolisian. “Kami juga akan menelusuri siapa yang menyebarkan isu hoax ini, karena sudah meresahkan warga Gorontalo,”tambahnya.

Brigjend Pol Drs Rachmad juga meminta kepada seluruh warga Gorontalo untuk tidak lagi ikut menyebarkan isu-isu penculikan anak, baik dari mulut ke mulut maupun lewat media sosial.

“Tapi seluruh warga Gorontalo saya minta untuk tetap waspada dengan keadaan lingkungannya, dan segera melaporkan ke pihak kepolisian apabila terjadi tindak pidana kriminalitas di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” tandasnya.

Selain itu, Kapolda Brigend Pol Drs Rachmad Fudail juga memerintahkan kepada seluruh jajaran Polres untuk menggiatkan patroli di setiap sekolah-sekolah yang ada di Gorontalo.

Melalui Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Ary Donny Setiawan, Selasa (21/3) kemarin, ditergaskan, Kapolda telah meminta kepada seluruh anggota kepolisian baik yang ada di tingkat Polda, Polres, Polsek dan seluruh anggota Bhabinkantibmas yang ada di Gorontalo untuk melakukan Patroli di setiap sekolah yang ada di Gorontalo.

“Patroli ini untuk memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat Gorontalo yang saat ini masih diresahkan dengan adanya isu penculikan anak,” ujarnya.

Tak hanya itu, AKBP Ary Donny juga meminta kepada seluruh masyarakat Gorontalo untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu yang beredar di media sosial, karena semuanya belum tentu benar.

“Sejauh ini semua isu yang beredar di medsos tentang penculikan anak itu tidak benar, karena sampai sekarang tiidak ada laporan tentang penculikan anak yang masuk ke pihak Kepolisian,” tambahnya.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga tengah melakukan upaya sosialisasi dan pencerahan kepada pihak sekolah langsung atas beredarnya informasi tentang penculikan anak yang terjadi belakangan ini di Gorontalo.

“Kapolda sudah menegaskan, informasi tentang penculikan anak itu tidak benar, dan dari mana informasinya kami masih telusuri,” tandasnya. (tr-45/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar