Sabtu, 13 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Soal Kelanjutan Kasus Penembakan, Begini Jawaban Kapolri

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 19 Juli 2022 | 02:35 Tag: , , , , ,
  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menonatkfikan Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri.

Sekarang, tugas dan tangggung jawab Kadiv Propam Polri dilaksanakan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Lantas, bagaiaman dengan kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J?

Jenderal Sigit mengatakan kasus tersebut masih berjalan dan tim terus bekerja.

“Tentunya seluruh tahapan saat ini sedang berjalan. Proses pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti sudah berjalan,” kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/7).

Alumnus Akpol 1991 itu memastikan pihaknya juga menyiapkan bukti lain guna menguatkan penyelidikan kasus itu.

“Tentunya kami akan mengumpulkan selain saksi juga bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan secara scientific,” ujar Sigit.

Jenderal polisi bintang empat itu memastikan pihaknya berkomitmen menuntaskan seluruh peristiwa penembakan itu dengan bertanggung jawab secara ilmiah.

Eks Kabareskrim Polri itu juga mengatakan penyelidikan tim khusus dan Polres Metro Jaksel akan digabungkan.

“Tentunya tim yang ada ini nanti akan menggabungkan antara polres, polda, dan Bareskrim menjadi satu rangkaian peristiwa,” kata Sigit.

Hasilnya, lanjut dia, akan diungkap ke publik dengan transparan.

“Kemudian bisa dijelaskan secara transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Sigit.

Brigadir J tewas seusai terlibat baku tembak dengan Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jaksel pada Jumat (8/7).

Menurut penjelasan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ramadhan, peristiwa baku tembak itu terjadi setelah Brigadir J keluar dari kamar istri Kadiv Propam Polri, Putri Candrawathi.

Ramadhan mengatakan Brigadir J awalnya masuk ke kamar pribadi Ferdy Sambo saat Putri sedang beristirahat.

Istri Irjen Ferdy Sambo sempat berteriak minta tolong. Teriakan itu membuat Brigadir J panik dan langsung keluar kamar.

Teriakan Putri menarik perhatian Bharada E yang konon berada di lantai dua rumah tersebut.

Kedua polisi itu terlibat baku tembak dan berakhir dengan kematian Brigadir J. (JPNN.com)

 

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Ferdy Sambo Dinonaktifkan, Bagaimana Kelanjutan Kasus Penembakan? Begini Jawaban Kapolri“. Pada edisi Senin, 18 Juli 2022.
(Visited 25 times, 1 visits today)

Komentar