Rabu, 14 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Soal Kuburan Tergerus di Suwawa Selatan, Keluarga Bantah Mayat Mengapung

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Bone Bolango , pada Jumat, 3 Juli 2020 | 23:36 WITA Tag: , ,
  Tangkap layar video amatir banjir di Gorontalo. (foto : tangkap layar video amatir)


Hargo.co.id GORONTALO – Yolanda Deti adik kandung dari almarhumah yang kuburannya tergerus akibat banjir yang melanda Desa Pancuran, Kecamatan Suwawa Selatan, Bone Bolango membantah jika mayat sang kakak mengapung di genangan air banjir.

“Mayatnya tidak mengapung, pak. Kuburannya sama sekali tidak terbongkar. Kuburannya kami tindis dengan papan, kemudian kami tindis lagi dengan batu,” ucap Yolanda.

Baca : Banjir di Gorontalo, Tanah Kuburan Tergerus

Namun, lanjut Yolanda, karena air makin deras maka pihak keluarga dibantu warga sekitar mengambil karung kemudian di isi dengan pasir dan kerikil.

“Lantaran air semakin deras, kami lihat batu tadi mulai tergeser. Maka kami timbun dengan karung isi pasir dengan kerikil. Jadi tidak ada itu mengapung, sedangkan kuburannya tidak terbongkar,” tukas Yolanda.

Senada dengan Yolanda, Camat Suwawa Selatan, Oktavianus Tangahu mengatakan, hanya tanah kuburannya yang tergerus, jenazahnya tidak mengapung.

“Tidak seperti itu. Mayat almarhumah tidak mengapung. Hanya kuburan saja yang tergerus,” ujar Oktavianus. (rwf/hg)


Komentar