Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Soal LKPJ, Tim Pakar dan Staf Ahli Diminta Duduk Bersama 

Oleh Deice Pomalingo , dalam Legislatif , pada Selasa, 23 Maret 2021 | 22:05 WITA Tag:
  Anggota Pansus bersama tim pakar dan staf ahli fraksi saat melakukan rapat awal pembahasan LKPJ, Selasa (23/03/2021) (Foto: Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO – Tim pakar dan staf ahli DPRD Kabupaten Gorontalo diharapkan bisa duduk bersama dengan tim panitia khusus (Pansus) LKPJ, hal ini dikatakan oleh Ketua Pansus LKPJ, Ali Polapa, seusai melakukan pertemuan awal di Ruang Dulohupa, Selasa (23/03/2021).

Ali mengatakan, tim ahli dan tim pakar saya minta untuk duduk bersama membahas LKPJ ini dan setelah rapat perdana ini, tim pakar bisa menentukan waktu kapan bisa bersama-sama duduk dengan staf ahli fraksi. 

“Karena kita akan merencanakan untuk pekan depan melakukan rapat dengan sejumlah OPD dengan melibatkan tim ahli dan tim pakar,” jelas Ali Polapa.

Lanjut dikatakan Ali, pansus LKPJ ini akan memaksimalkan pembahasan dengan OPD itu dihari senin dan selasa, sehingga sebelum hari itu tiba diharapkan tim ahli bersama staf ahli fraksi mengkaji lebih awal hasil rekomendasi yang sudah kita dilaksanakan yang  lalu. 

“Apakah sudah termuat dalam LKPJ yang ada dan itu juga termasuk kajian dari anggota pansus LKPJ, hingga nanti masing-masing anggota pansus akan melakukan komunikasi dengan staf ahli fraksi dalam rangka kaitannya untuk memberikan masukan, kajian ataupun apa yang sudah ditemukan dalam dokumen LKPJ ini disampaikan pada anggota fraksi yang masuk dalam pansus,” jelas Ali. 

Lanjut dikatakannya, untuk jadwal pembahasan akan diprioritaskan dinas yang dalam kaitannya selalu menjadi rujukan punya anggaran besar. 

“Yang pertama pansus akan mengundang Bappeda karena penanggung jawab dilanjutkan keuangan, statistic, dinas sosial, Bapencapil dan Dinas kesehatan akan didudukkan bersama, karena ini runutan kebijakan yang ada di mereka secara bersamaan dan kami juga sebenarnya ingin menghadirkan BPJS karena menyangkut data,” jelasnya.

Ali berharap untuk sama-sama mengkaji terkait hasil rekomendasi yang sudah dilakukan kemarin. Ali juga menambahkan, tiga hari sebelum pembahasan sudah harus ada undangan kepada OPD untuk melakukan pembahasan bersama pansus agar tidak ada alasan jika mereka tak hadir karena diluar daerah. Jadi saya berharap untuk pembahasan kali ini tegas dan sudah harus disurati jauh hari dan memberikan catatan untuk tidak bisa diwakilkan. 

“Karena belajar dari pengalaman sebelumnya banyak OPD yang tak hadir, sehingga harus diberikan ketegasan,” tandasnya. (wie/adv/hargo)

BACA  DPRD Dukung Wilayah Birokrat Bersih dan Melayani 

Komentar