Minggu, 5 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Soal Pendataan Bansos, Gubernur: Pohuwato Terbaik

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 13 Mei 2020 | 17:05 WITA Tag: , ,
  Usai menyalurkan bantuan kepada warga Paguat dan Dengilo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kiri) terlibat perbincangan serius dengan Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga Selasa (12/5/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bagi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Kabupaten Pohuwato terbaik dalam pendataan bantuan sosial (bansos). Hal itu dikemukakan Rusli Habibie saat menyerahkan simbolis Bantuan Pangan Bersubsidi kepada seribu warga masih masing di kecamatan Paguat dan Dengilo, Pohuwato, Selasa (12/5/2020).

“Jadi masalah pembagian sembako (bansos) bagi saya, untuk kabupaten Pohuwato yang terbaik. Ini yang selalu saya sampaikan saat vidcon dengan bupati walikota dan forkopimda agar data penerima itu harus jelas dan transparan,” ucap Gubernur Rusli.

BACA  Dalami Masalah Penarikan Ijazah, Komisi I Gandeng Komisi III

Apa yang disampaikan Rusli Habibie itu cukup beralasan. Ya, di Pohuwato, pemerintah desa dan kecamatan merinci daftar penerima bantuan dan jenis bantuan yang diterima. Selanjutnya, data itu dilaporkan ke pemerintah Kabupaten hingga Bupati. Tak heran , saat diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan pada kegiatan pembagian sembako itu, Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga tanpa bertanya-tanya ke bawahannya dalam melaporkan jumlah penerima di dua kecamatan itu. Bahkan, laporannnya lengkap dengan sesuai jenis bantuannya.

BACA  Ini Penyebab Pasien Covid-19 Bertambah Signifikan Saat PSBB Berlangsung

“Mohon izin Pak Gub, dapat kami laporkan bahwa di Kecamatan Paguat total penduduk 16.455 jiwa, jumlah KK 5.105. Penerima PKH pusat 573 KPM, BPLT 1.060 KPM, bantuan Kemensos 1.371 KPM, JPS 1.211, BLT Desa 410 KPM,” beber Bupati Pohuwato Syarief Mbuinga memberi laporan.

Pohuwato tidak saja dipandang baik dalam hal pendataan, tapi juga kepedulian pemerintahnya terhadap warganya. Terbaru, Bupati Syarief akan menambah uang tunai Rp100 ribu bersamaan dengan Bantuan Pangan Langsung Daerah kerjasama pemprov dan pemkab.

BACA  12.400 Ton Jagung Diekspor ke Filipina, Pertanian Jadi Pengaman Ekonomi di Tengah Pandemi

“Kami mohon kepada pak Gubernur untuk dapat menyetujui inisiatif Pemkab Pohuwato untuk meningkatkan nilai tambah JPS dengan menambahkan uang tunai senilai Rp100 ribu kepada setiap KPM yang menerima bantuan pangan daerah,” pinta Bupati dua periode itu.(adv/rwf/hg)


Komentar