Senin, 6 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Soal Wacana Perpanjangan PSBB, Nelson Pomalingo Usul Relaksasi

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Rabu, 13 Mei 2020 | 23:05 WITA
  Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat mengikuti rapat evaluasi penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo, Rabu (13/05/2020). Pada kesempatan itu, Nelson Pomalingo menhusulkan relaksasi jika memang PSBB akan diperpanjang. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Terkait wacana perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Bupati Gorontalo mengusulkan relaksasi atau pelonggaran waktu. Hal tersebut diusulkan pada rapat bersama Forkopimda dan Pemprov Gorontalo melalui video conference

Rapat yang digelar pada Rabu (13/05/2020) dipimpin Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie. Agenda rapat yakni mengevaluasi penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo.

BACA  Realokasi Beasiswa Kembali Dipertanyakan, Gubernur : Itu Instruksi Pemerintah Pusat

“Saya mengusulkan pelonggaran dalam segi waktu, yakni dari pukul 06.00 Wita hingga pukul 20.00 Wita. Selain itu, jangan semua antar wilayah ditutup, tetapi yang diperketat itu dari luar dan dilakukan isolasi wilayah. Artinya hanya wilayah tertentu yang diperketat,” ungkap Nelson Pomalingo usai mengikuti rapat.

BACA  Nelson Pomalingo Nilai, Rakyat Kabupaten Gorontalo Siap Jalani New Normal

Masih pada kesempatan yang sama, Nelson Pomalingo menambahkan jika dirinya mengusulkan agar salat Idul Fitri tetap digelar. Namun dengan beberapa catatan.

“Jika terjadi penurunan yang signifikan selama pekan ke depan ini, maka kami pemerintah mengusulkan untuk dilakukan salat Idul Fitri. Namun, wilayah yang masuk zona merah dalam pandemi covid-19 tidak bisa melakukan Idul Fitri,” katanya.

BACA  Gubernur Berharap Pilkada 2020 Tak Membuat Terpecah Belah

Nelson Pomalingo menambahkan, pada salat Idul Fitri tetap menjalankan protokol kesehatan. Jika perlu, salat dilakukan di lapangan.

“Terakhir saya juga mengusulkan agar dilakukan penguatan rapid test trekking. Sehingga sedini mungkin kita bisa mengetahui siapa saja yang telah terpapar Covid-19,” kuncinya. (vyr/adv/hg)


Komentar