Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Spesialis Ranmor dan Elektronik Berhasil di Ringkus

Oleh Fajriansyach , dalam Metropolis , pada Sabtu, 26 Maret 2016 | 11:45 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Semakin berjalannya jaman tingkat krimininalitas semakin meningkat dari berbagai kasus yang ada, terutama perapokan dan pencurian. Perampok yang sering di bilang spelias kini tak hanya ada di luar negeri namun di Indonesia pun bahkan daerah gorontalo sudah banyak.

Buktinya setiap kasus yang terjadi di daerah gorontalo pihak kepolisian butuh waktu yang lama untuk meringkus Perampok dan Pencuri. Namun dari pihak kepolisian polres pohuwato berhasil meringkus kawanan perampok spesialis kendaraan bermotor (Ranmor) dan barang-barang elektronik. Kawanan yang berjumlah lima orang ini, sering beroperasi di Marisa.

BACA  Selang Januari-Februari, 7 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap Polres Gorontalo Kota

Informasi yang berhasil dirangkum, mereka ditangkap pada tempat yang berbeda dengan barang bukti. Bahkan salah seorang diantaranya merupakan perampok yang sempat membunuh saat bereaksi.

Kapolres Pohuwato AKBP Agus Sutrisno, SIK, M.Si dalam jumpa pers mengatakan, kelima orang perampok itu ditangkap di wilayah Popayato, Lemito dan Marisa pada Kamis (22/3) lalu.

BACA  Merespon Keresahan Masyarakat, Polda Gorontalo Akan Berantas Aksi Premanisme

“Kami berhasil mengungkap kasus perampokan dan pembunuhan yang berlangsung pada bulan lalu dengan meringkus lima orang pelaku. Dua diantaranya pelaku perampokan Ranmor, dua orang lagi pelaku pencurian barang berharga dan satu orang pelaku pembunuhan,” kata Agus Sutrisno.

BACA  Wujudkan Jurnalis Profesional, 18 Wartawan di Pohuwato Ikuti UKW

Kelima orang pelaku yang diringkus, yakni masing-masing berinisial YE, IO, RE, LD dan MA, dengan domisili Marisa. Ada beberapa barang bukti yang berhasil kami amankan dari tangan pelaku yaitu 9 unit sepeda motor, satu unit bentor, tiga senjata tajam, berupa pisau badik. Juga disita barang elektronik berupa satu buah laptop, satu buah camera CCTV.

Laman: 1 2


Komentar