Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ssttt… Hana Hasanah Bertemu Sekjen PDIP untuk Bicarakan Ini

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 25 Agustus 2016 | 10:35 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Lobi-lobi para kandidat Cagub untuk berburu restu DPP partai di Jakarta kian gencar, seiring makin dekatnya tahapan pendaftaran pasangan calon untuk pilkada 2017 mulai 21-23 September mendatang.

Kandidat Cagub yang ikut penjaringan PPP dan PDIP, Hana Hasanah tadi malam (24/8) bertemu Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristianto, di kantor DPP PDIP. Pertemuan berlangsung sekitar 30 menit mulai pukul 20.00 WIB.

BACA  Jika Tak Terbukti, Golkar Akan Persoalkan Rekomendasi Bawaslu ke DKPP

Menurut staf ahli Hana Hasanah, Yery Sinubu, pertemuan Hana Hasanah memang membicarkan kepentingan Pilgub. Namun dia enggan merinci apa isi pembicaraan.

“Yang pasti dalam satu atau dua hari kedepan, sudah ada keputusan dari PDIP dan PPP untuk mengusung siapa di Pilgub Gorontalo,” ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini kubu Hana Hasanah punya optimisme yang tinggi untuk diusung PDIP dan PPP. Karena Hana Hasanah menjadi kandidat kuat untuk mendapatkan rekomendasi koalisi dua partai tersebut.

BACA  Bone Bolango Masuk Zona Merah, Ini yang Dilakukan Dikes

“Kalau untuk PPP sepertinya akan mengusung ibu (Hana Hasanah) sebagai Cagub,” klaimnya.

Tapi untuk pasangan Cawagub, sekali lagi menjadi kewenangan PDIP dalam mengusulkan figur. Apakah dalam penentuan figur Cawagub, PDIP akan mempertimbangkan keinginan Hana Hasanah? soal ini Yery mengatakan, keputusan untuk mengusulkan figur Cawagub menjadi domain PDIP.

“Ya tentu ada komunikasi seperti itu. Siapa yang dirasa punya kemistri (kecocokan.red),” ungkapnya.

BACA  Wagub Harap, HUT TNI Jadi Momen Perkuat Sinergi Tangani Covid-19

Untuk figur Cawagub memang PDIP sejauh ini memang telah menyiapkan tiga figur yaitu dua orang dari internal PDIP yakni Kris Wartabone dan Tony Junus, serta satu orang dari eksternal partai yakni Sjafrudin Mosii.

“Kalau mengikuti penegasan PDIP selama ini kan akan tetap memberi prioritas untuk kader agar bertarung di Pilgub. Yah tapi tergantung putusan PDIP,” ujar Yery Sinubu. (rmb/hargo)


Komentar