Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Staf KPUD dan 2 Anaknya Kelola Bisnis Narkoba, Julukannya God Father

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 23 Juni 2017 | 06:00 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id – Polisi berhasil membekuk jaringan narkoba yang dijalankan oleh Bapak dan dua anak kandungnya.

Ketiganya kini sudah diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun. Parahnya, satu orang putranya lagi menjadi bandar, berada di Lapas Tanjunggusta Medan.

Sindikat narkoba Bapak dan anak ini merupakan jaringan di bawah naungan AS, yang saat ini masih terus diburu polisi.

FS dan dua anaknya LS dan BS diamankan setelah pengembangan berjenjang. Terakhir diketahui sabu-sabu yang diedarkan berasal dari NS, juga anak FS, yang saat ini menjalani hukuman di Lapas Tanjunggusta.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan mengatakan, FS dijuluki sebagai ‘God Father’ merupakan honorer di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Siantar.

“Mereka pemain besar di kawasan Siantar – Simalungun,” ujar Marudut di Mako Satlantas Polres Simalungun, Jalan Asahan Pematangsiantar, (20/6).

Dari para pelaku, ditemukan barang bukti berupa 7 buah kartu ATM atas nama FS, BS, dan LS. Slip setoran tunai BCA sebanyak 61 lembar senilai total Rp492.410.000, Buku tabungan Tahapan BCA atas nama BS dengan saldo Rp.131.180.000.- dan buku tabungan Mandiri dan BRI a.n. FS.

Selain itu ada juga 1 unit sepeda motor merk honda Beat dan 1 unit handphone merk Nokia milik FS.

Dijelaskan Marudut, penangkapan terhadap ketiga pelaku sedarah tersebut, berawal dari tertangkapnya pelaku MS, NS, dan P, yang merupakan penduduk Jalan Toba Kota Pematangsiantar.

Ketiga pelaku berhasil diungkap secara berjenjang, dimana MS merupakan pelaku yang pertama kali diamankan dari Bah Jambi, bersama barang bukti berupa 1 bungkus diduga sabu, uang penjualan sabu-sabu sebanyak Rp 700 ribu dan 1 unit handphone.

Dari penangkapan MS, petugas kembali melakukan pengembangan dengan menangkap NS di Jalan Gereja Kota Pematangsiantar.

Ditemukan barang bukti berupa uang penjualan sabu-sabu sebanyak Rp5.800.000 serta tiga unit handphone.

Tidak sampai di situ, pengembangan tetap dilakukan terhadap pelaku lain yakni P yang ditangkap dari Jalan Kasad Kota Pematangsiantar.

Dari P berhasil ditemukan barang bukti lain berupa 8 bungkus sabu-sabu. Kemudian pria R ditangkap yang merupakan DPO.

Menurut Marudut, ketiga pelaku yang diamankan merupakan satu keluarga yakni FS, LS dan BS. Ketiganya memeroleh sabu dari Lembaga Pemasyarakatan Tanjunggusta Kota Medan, dari NS salah satu narapidana yang merupakan anak kandung dari FS.

NS disebut-sebut anak buah AS yang masih DPO. Sementara keuangan AS selama ini ditangani DT istrinya yang saat ini sudah ditetapkan dalam DPO Polres Simalungun.

DT merupakan pegawai di salah satu OPD di Pemerintah kota Siantar. (hg/adi/esa/dms/JPG)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar