Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sudah Banyak Korban, Wajib Peremajaan Pohon di Tepi Jalan

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Legislatif , pada Sabtu, 3 Juli 2021 | 07:05 Tag: , , ,
  Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Sahmid Hemu

Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Kabupaten Gorontalo meminta pada Dinas Lingkungan Hidup (BLH) untuk melakukan peremajaan pohon khususnya yang berada di tepi jalan. Ini sangat penting mengingat sudah banyak memakan korban jika ada pohon tumbang. 

Menurut Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Sahmid Hemu, sudah banyak kejadian warga tertimpa pohon. Bahkan ada kendaraan yang rusak akibat tertimpa pohon, gerobak makan bahkan yang terakhir di sekitaran Lapangan Basulapa Tibawa, salah seorang pengendara sepeda motor meninggal akibat tertimpa pohon. 

“Olehnya, kami meminta pemerintah daerah terus melakukan penyisiran pohon rawan tumbang di sepanjang Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Gorontalo,” ungkap Sahmid Hemu. Jumat (03/07/2021).  

Alasan harus dilakukan peremajaan, agar dapat meminimalisir pohon tumbang yang berdampak negatif terhadap aktivitas masyarakat yang melintasi jalan tersebut. 

“Cukup sampai di situ korbannya. Jangan sampai kejadian yang sama terulang kembali, ini demi keselamatan warga,” tegas Sahmid Hemu. 

Ditambahkan, dalam satu bulan terakhir beberapa peristiwa pohon tumbang telah terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Gorontalo. Jika langkah antisipasi lebih awal dilakukan maka potensi kecelakaan yang menelan korban jiwa dapat diminimalisir. 

“Banyak pohon di pinggir jalan telah mengganggu sebagian badan jalan, bahkan bila diperhatikan struktur cabang dan batang sudah mulai keropos dan rapuh sehingga dikhawatirkan mudah patah bahkan bisa tumbang,” ujar Sahmid Hemu. 

Ia pun menyadari maksud pemerintah menanam pohon dipinggir jalan untuk penghijauan. Namun belakangan, akar pohon Mahoni dan Gmelina mulai merusak jalan dan berbahaya untuk masyarakat. 

“Pesan saya jika ingin menanam pohon, pilih tanaman yang rantingnya kuat dan tak mudah patah dan DLH lebih aktif memperhatikan kembali pohon-pohon tua, jangan bergerak nanti sudah ada korban,”tandasnya. (***)

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 101 times, 1 visits today)

Komentar