Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sudah Tiga Hari Menghilang, Warga Randangan Belum Ditemukan 

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 26 Mei 2022 | 06:05 Tag: , , , ,
  Gunakan perahu karet, personel SAR Gabungan Pohuwato bersama Banser Pohuwato tengah berupaya mencari korban hilang di Desa Lembah Permai, Kecamatan Wanggarasi, Selasa (24/5/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sugianto (40) warga Desa Sari murni, Kecamatan Randangan, yang dinyatakan hilang saat berburu babi di kawasan hutan Desa Lembah Permai, Kecamatan Wanggarasi, pada Sabtu (21/05/2022), belum juga ditemukan. Memasuki hari ke 3 pencarian oleh tim SAR gabungan dibantu beberapa personil Banser Tanggap bencana Pohuwato, belum juga membuahkan hasil. 

Komandan Pos SAR, Marisa selaku koordinator tim SAR Gabungan, Alfrits M. Rottie, menjelaskan, hingga saat ini proses pencarian korban yang dinyatakan hilang masih terus dilakukan. Namun pada proses pencarian, tim juga mengalami beberapa kendala kaitan dengan kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Pohuwato yang mengakibatkan debit serta arus air sungai 

“Untuk hasil operasi hingga hari ketiga masih nihil. Kendalanya air sungai tambah tinggi, karena malamnya hujan jadi pagi harinya airnya jadi tinggi,” ungkap Alfrits. 

Meski mengalami kesulitan, jelasnya. Tim SAR gabungan masih terus berupaya maksimal untuk melakukan penyisiran-penyisiran di sekitar sungai. Bahkan beberapa personil diterjunkan untuk melakukan pencarian di dasar sungai. 

“Setelah penyisiran manual selanjutnya kita sisir sungai menggunakan perahu karet. Sampai di Kecamatan Taluditi,” ujarnya. 

Operasi pencarian pun, kata Alfrits. Akan terus dilakukan hingga hari ke 7. Dimana sesuai SOP pencarian dan pertolongan korban hilang, operasi akan ditutup setelah melakukan pencarian selama tujuh hari. Namun, upaya pencarian masih akan berlanjut jika kemungkinan ada tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR akan dibuka kembali. 

“Secara resmi operasi pencarian yang kita lakukan itu selama 7 hari. Itu sesuai SOP pencarian yaa. Jadi untuk saat ini kita berupaya maksimal agar korban bisa kita temukan. Keluarga pun demikian. Mereka tetap optimis keberadaan korban bisa kita temukan. Maka dari itu kita juga butuh doa dari teman-teman dan masyarakat agar pencarian ini bisa segera membuahkan hasil,” pungkasnya. (***)

 

Penulis: Ryan Lagili

(Visited 65 times, 1 visits today)

Komentar