Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sudah Tiga Kali SDN 12 Kabila Dibobol Maling 

Oleh Fajriansyach , dalam Metropolis , pada Selasa, 2 Oktober 2018 | 08:30 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO –  Kasus pencurian sebelumnya belum terpecahkan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 12 Kabila lagi-lagi dibobol maling, kemarin, Senin (1/10). Meski barang yang hilang tidak banyak, namun kembali membuat pihak sekolah resah. Pasalnya, kejadian ini sudah yang ketiga kalinya sejak Agustus dan September 2017 lalu.

Aksi pembobolan ruang kelas tersebut baru diketahui salah sorang guru sesaat sebelum menyelenggarakan upacara bendera. Salah satu pintu kelas yang terkunci rapi itu sudah rusak akibat dicungkil. Setelah diperiksa, ternyata ruang kelas itu dimasuki pencuri. Beruntung setelah di krosscek, hanya sebuah kipas angin gantung yang hilang. Beberapa ruangan, termasuk ruangan kepala sekolah dan bendaraha luput dari intaian pencuri.

BACA  Lagi, Kasus Dugaan Pencabulan Terjadi di Kabupaten Gorontalo

Pada aksi pembobolan sebelumnya, SDN 12 Kabila kehilangan beberapa fasilitas sekolah yang penting. Mulai dari laptop komputer, LCD hingga uang tunai pun raib dibawa kabur pencuri. “Aksi pencurian sudah yang ke tiga kalinya terjadi disekolah kami, sebelumnya leptop, LCD hingga uang tunai hilang. Nanti kali ini baru kipas angin yang diambil pencuri,” kata Kepala SDN 12 Kabila, Rifat Mahmud.

BACA  Aksi di DPRD Kabupaten Gorontalo, Warga Minta Kepala Desa Pilobuhuta Dicopot

Dia pun berharap petugas kepolisian segera mengungkap para pelaku pencurian tersebut mengingat kerap menyasar barang-barang inventaris milik sekolah. “Kami hanya bisa menyerahkan kepada petugas berwenang untuk bisa mengusut tuntas para pelaku ini. Rasa takut kehilangan barang berharga milik sekolah terus menghantui kami.

Mengingat sudah yang ketiga kalinya sekolah kami dibobol pak. Kami harap petugas segera mengungkap para pelaku ini,” harap Rivat. Sementara itu, Kapolsek Kabila, Iptu Lukman Dama mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan atas kasus ini. “Kasus ini tengah dalam pengembangan kami.

BACA  Penanganan Gepeng di Gorontalo, Terkendala Rumah Singgah

Beberapa keterangan saksi dan dugaan jejak pelaku di TKP sudah kami ambil samplenya. Kami menduga pelaku menjalankan aksinya saat waktu tengah malam. Sesegera mungkim akan kami ungkap para pelaku pembobolan sekolah tersebut,” tandas Lukman.(Naz/hg)


Komentar