Kamis, 7 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Suharso Kembali Usulkan Pembangunan Waduk Bone Ulu

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Selasa, 7 Juli 2020 | 21:05 Tag: , ,
  Nampak Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ketika memimpin rapat kerja antara Pemprov Gorontalo dengan Satker Kementrian PUPR dan dinas terkait, Selasa (7/7/2020) di aula Rujab Gubernur Gorontalo. (Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Waduk Bone Ulu yang sempat direncanakan pembangunannya oleh Presiden RI ke-3 BJ Habibie, kembali diusulkan. Bahkan, pembangunan waduk yang dulunya diberi nama Waduk Dumbaya Bulan ini akan menjadi prioritas.

Hal ini terkuak pada Rapat Kerja antara Pemprov Gorontalo dengan Satker Kementrian PUPR dan dinas terkait, Selasa (7/7/2020) di aula Rujab Gubernur Gorontalo.

“Kita harus gunakan Pak Suharso, putra daerah yang sangat care dengan Gorontalo. Bahkan beliau kemarin WA saya menanyakan banjir. Beliau bilang , Pak Gubernur saya sudah masukkan prioritas utama untuk mengembalikan pembangunan waduk Bone Ulu, yang penting ada dukungan dari pemerintah dan masyarakat,” ucap Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie usai memimpin pertemuan.

Sebelumnya, pembangunan Waduk Bone Ulu pernah diusulkan masuk program strategis nasional (PSN) di periode pertama Presiden Jokowi. Sayangnya, proyek tersebut dicoret dari daftar dan hanya waduk Bulango Ulu yang diakomodir. Waduk Bulango Ulu saat ini dalam proses pembebasan lahan.

“Kenapa Bone Ulu terhambat? Karena saya ingat betul waktu itu tanggal 6 Juni. Sebulan setelah saya dilantik, saya rapat dengan presiden. Ketika itu saya mengeluarkan surat rekomendasi dari bupati (Bone Bolango), Pak Darmin (Menko Ekuin) juga mengeluarkan surat rekomendasi dari bupati yang tidak setuju. Lengkap dengan lampiran dari LSM dan masyarakat,” bebernya.

Rencana pembangunan waduk Bone Ulu ini rupanya akan terhambat. Betapa tidak, lokasi yang menjadi pembangunan penanganan masalah banjir di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango itu, kini telah berdiri Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Rusli mempertanyakan izin itu yang bisa keluar.

“Yang lucunya lagi, beberapa hari ini sudah ada izin dan berporerasi PLTMH. Apakah ini untuk kepentingan pribadi atau untuk kepentingan orang banyak sehingga tidak setuju?” tanya Rusli.

Jika pembangunan waduk Bone Ulu ini tidak terealisasi, Gubernur Rusli yakin banjir di Kota Gorontalo dan Bone Bolango tidak akan teratasi. Menurutnya, hanya ada dua solusi yakni memperbaiki hutan di hulu sungai dan membangun waduk serta memperbaiki hilir yang dipenuhi lumpur.

Pihaknya mengajak semua satker Kementrian PU untuk duduk bersama memikirkan solusi jangka menengah pengerukan delta di muara sungai Bone. Muara itu menjadi tempat bertemunya air laut dan sejumlah anak sungai lainnya.(adv/rwf/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar