Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sungai Tangkobu Makan Korban, Dua Anak Tenggelam

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Boalemo , pada Rabu, 26 Agustus 2020 | 22:00 WITA Tag:
  Tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, BPBD dan Tagana tengah berupaya melakukan pencarian dua anak yang tenggelam di Sungai Tangkobu, Kabupaten Boalemo, Rabu (26/8/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Masyarakat Desa Tangkobu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo dibuat gempar dengan kabar tenggelamnya dua anak laki-laki yang bernama Saiful Kamanjai (16) dan Arya Taliki (16), Rabu (26/08/2020) sekitar pukul 15.30 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun, dua anak itu tenggelam saat mencari ikan di Sungai Tangkobu bersama teman-teman mereka. Ketika menyeberangi sungai, posisi Arya dan Saiful yang saat itu berada di barisan paling belakang, sudah tidak terlihat lagi.

BACA  Jalan di Paguyaman Pantai Memprihatinkan

Teman mereka pun berupaya mencari ke duanya. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil, sebab sungai yang diseberangi mereka cukup dalam. Teman Saiful dan Arya pun bergegas mencari pertolongan warga sekitar.

Kapolsek Paguyaman, Ipda I Made Budiantara,S.Tr.K ketika dikonfirmasi mengatakan, sampai dengan saat ini kedua korban belum ditemukan. Dari penuturan beberapa saksi, penyebabnya tenggelamnya dua anak itu karena tidak bisa berenang.

BACA  Jalan Rusak di Paguyaman Pantai Segera Diperbaiki

“Sampai saat ini kami masih melakukan pencarian bersama dengan masyarakat sekitar, anggota TNI, BPBD dan pihak-pihak lainnya,” terang mantan KBO Reskrim Polres Boalemo ini.

Sementara itu, Kepala BPBD Boalemo, Mans Mopangga ketika dikonfirmasi terpisah membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, dari penyampaian masyarakat setempat, ada kurang lebih sepuluh orang anak sedang mencari udang dengan cara dibius. Mereka menyebrang sungai dari wilayah Boalemo ke arah Kabupaten Gorontalo.

BACA  Jalan Rusak di Paguyaman Pantai Segera Diperbaiki

“Sebelum sampai diseberang, anak-anak ini memutuskan untuk kembali. Saat itulah kemungkinan dua anak tersebut kehabisan tenaga, sehingga mereka tidak mampu lagi berenang yang akhirnya tenggelam. Seperti itu informasi yang kami terima dari masyarakat. Selanjutnya, pencarian masih kami lakukan bersama dengan masyarakat, aparat Kepolisian dan TNI. Semoga dua anak ini bisa segera ditemukan,” pungkasnya. (kif/hg)


Komentar