Selasa, 2 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Suplai Air Sering Ngadat, Ini Solusi dari PDAM Limboto

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Gorontalo , pada Selasa, 19 Januari 2021 | 02:57 WITA Tag:
  Direktur PDAM Kabupaten Gorontalo, Selvian Rivo Hiola saat diwawancarai Hargo.co.id, Senin (18/1/2021)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gorontalo diharapkan untuk menampung air selama musim hujan di Januari 2021 ini. Hal ini merupakan solusi guna mengantisipasi jika suplai air ngadat.

Informasi yang berhasil dihimpun, curah hujan tinggi yang sering mengguyur Kabupaten Gorontalo akhir-akhir ini, mengakibatkan terjadinya banjir di hulu sungai. Arus sungai tersebut membawa sedimen dan menyumbat saluran penyuplai air ke beberapa bak penampungan PDAM Kabupaten Gorontalo

Direktur PDAM Kabupaten Gorontalo, Selvian Rivo Hiola kepada Hargo.co.id menjelaskan, masih ada Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang belum memiliki bak penampungan air baku, yaitu IPA yang menyuplai air ke wilayah Kecamatan Tabongo dan Tibawa.

Bak air yang ada di IPA tersebut hanya berkapasitas kurang lebih 500 kubik dan mampu menyuplai air ke pelanggan kurang lebih 24 jam. Jika penyumbatan terjadi selama 24 jam, akan mengakibatkan suplai air ke pelanggan terhenti.

BACA  Permendagri Nomor 18 /2020 Mulai Disosialisasikan di Kabupaten Gorontalo

“Kalau IPA yang ke Bulota, Tibawa, dan Tabongo itu tidak ada bak penampungan air baku, Jadinya kalau terjadi penyumbatan selama 24 jam maka suplai air ke pelanggan akan terhenti.

Pelanggan yang ada di daerah tersebut cukup banyak, ada kurang lebih 4.000 pelanggan,” kata Selvian Rivo Hiola, Senin (18/01/2020).

Meski begitu, kata dia, petugas yang mengetahui akan terjadi hal seperti itu sudah melakukan antisipasi dengan menampung air di bak tersebut agar ketika terjadi penyumbatan, air tidak langsung terhenti.

BACA  Pemda Kabgor Akan Sambut  Nelson-Hendra dengan Upacara Adat

“Kita bersihkan secara manual.  Untuk pembersihan itu kita menunggu cuaca yang cerah atau memungkinkan untuk melakukan pembersihan. Tapi, itu tidak menjamin saluranya aman (tidak akan tersumbat lagu), kalau curah hujan kembali tinggi, maka akan terjadi lagi penyumbatan dan tentunya harus dibersihkan lagi,” katanya.

Menurutnya, solusi atas persoalan tersebut adalah dengan tersedianya bak penampungan air baku. Apalagi, kata dia, persolaan tersebut sudah lama terjadi dan sering dikeluhkan pelanggan

“Sebenarnya (bak penampungan air baku) harus ada, hanya saja tergantung dari anggaran. Kalau untuk pembangunannya, kita PDAM hanya pengelola, hanya menerima anggaran dari pusat. Untuk tahun ini belum ada informasi pembuatan bak air tersebut,” ungkapnya.

BACA  Nelson-Hendra: Terima Kasih Telah Berkompetisi dengan Sehat

Selvian Rivo Hiola mengatakan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pembersihan di saluran yang sering tersumbat tersebut agar tidak sampai mengakibatkan terhentinya suplai air ke masyarakat pelanggan PDAM.

“Kami menghimbau kepada pelanggan untuk tetap bersabar. Kalau hujan lebat segera melakukan penampungan air di rumah. Kita di PDAM akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan persoalan ini  agar tidak sampai mengakibatkan terhentinya suplai air ke masyarakat ataupun pelanggan,” kata dia.

Kedepannya, pihaknya akan kita melakukan optimalisasi, baik penambahan jaringan pipa maupun pembangunan bak penampungan air di beberapa daerah. Ia juga berharap masyarakat bisa membayar tagihan tepat waktu untuk mendukung upaya perbaikan tersebut. (hiu/hg)


Komentar