Sabtu, 27 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Survei: PKS dan PSI Naik, Demokrat Melejit, PDIP Anjlok

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 10 Februari 2021 | 02:05 WITA Tag: , , , ,
  Hasil survei elektabilitas partai politik New Indonesia Research & Consulting. Foto: dok pribadi for JPNN


Hargo.co.id, JAKARTA – Berbagai peristiwa yang terjadi selama empat bulan terakhir telah mengubah pandangan masyarakat terhadap partai-partai politik yang ingin bertarung pada Pemilu 2024 mendatang.

Perubahan paling mencolok ialah anjloknya elektabilitas PDIP sebagai juara dua pemilu sebelumnya, dan sementara Partai Demokrat justru melesat.

“Elektabilitas Demokrat melesat, PDIP anjlok, sedangkan PKS dan PSI naik,” demikian ungkap Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono mengenai hasil survei terbaru yang dilakukan pihaknya, sebagaimana dilansir JPNN.com, Minggu (7/2).

BACA  Andi Arief Sebut Nama Tokoh yang Diduga Mau Mengudeta AHY

Pada Oktober 2020, elektabilitas PDIP mencapai angka 31,4 persen. Namun, survei terbaru menunjukkan elektabilitas partai berlambang banteng moncong putih itu sudah terperosok ke level 23,1 persen.

“Pengungkapan kasus korupsi bantuan sosial penanganan Covid-19 yang melibatkan menteri dan sejumlah politisi asal PDIP membuat citra parpol penguasa ini melorot tajam,” Andreas menjelaskan.

Di sisi lain, Partai Demokrat yang elektabilitasnya pada tahun lalu tak pernah lebih dari 3 persen, sukses memanfaatkan musibah yang menimpa PDIP.

Terbukti, partai yang dua kali menghantar Susilo Bambang Yudhoyono ke kursi presiden tersebut kini menyodok ke empat besar dengan elektabilitas 8,2 persen.

BACA  Diguncang Isu Kudeta, AHY Surati Presiden Jokowi

“Naiknya isu kudeta terhadap kepemimpinan Demokrat bisa jadi upaya untuk terus mendulang elektabilitas,” Andreas menambahkan.

Kenaikan mencolok lainnya dialami PKS, dari 6,1 persen pada Oktober 2020 menjadi 7,7 persen. Hal yang sama terjadi pada elektabilitas PSI yang naik dari 4,6 persen menjadi 4,8 persen.

“Yang mengejutkan, Partai Ummat yaitu parpol baru besutan Amien Rais dengan elektabilitas 1,1 persen, atau 0,1 persen di atas PAN, berhasil menggerus basis suara PAN,” lanjut Andreas.

BACA  Presiden Minta Masyarakat Lebih Aktif Sampaikan Kritik dan Masukan

Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 20-31 Januari 2021, dengan sambungan telepon kepada 1200 orang responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error ±2,89 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.(jpnn/hargo)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Survei: PDIP Anjlok, PKS dan PSI Naik, Demokrat Melejit“. Pada edisi Ahad, 07 Februari 2021.

Komentar