Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Survey Tinggi, Terima SK PAN

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 3 November 2017 | 14:38 Tag: ,
  

Hargo.co.id Gorontalo – Mendapatkan rekomendasi dukungan dari tim pilkada DPP, memang menjadi salah satu pintu masuk bagi kandidat calon yang akan bertarung di Pilkada 2018, untuk mendapatkan SK dukungan dari DPP PAN.

Tapi untuk mempermulus perjalanan mendapatkan SK DPP tersebut, pasangan calon harus menaikkan elektabilitas. Agar mendapatkan hasil survei yang kompetitif. Karena, salah satu pertimbangan DPP PAN mengeluarkan SK dukungan yaitu mengacu pada hasil survei internal. Kandidat calon dengan survei diatas rata-rata dipastikan akan mengantongi dukungan resmi PAN.

Hal itu diutarakan Ketua DPW PAN Gorontalo Zainudin Hasan, terkait dukungan PAN terhadap kandidat calon yang akan bertarung di Pilkada Gorontalo 2018.

“Masih akan ada survey terlebih dahulu selama dua bulan ke depan dan rencananya tim survey dari DPP PAN turun melakukan tugasnya,” ungkap Zainudin Hasan saat diwawancarai Gorontalo Post, Selasa (31/10).

Sebelumnya, tim pilkada DPP PAN telah mengeluarkan rekomendasi dukungan untuk Pilkada Gorontalo. Untuk Pilwako, rekomendasi dukungan diberikan kepada pasangan calon Adhan Dambea-Charles Budi Doku. Sementara Pilkada Gorontalo Utara (Gorut) diberikan kepada pasangan Indra Yasin-Thariq Modanggu.

Pada kesempatan wawancara itu, Zainudin Hasan secara khusus mengomentari Pilkada Gorut. Dia mengakui,
kader PAN yang akan bertarung di Pilkada Gorut yaitu Roni Imran, memang tidak mendapatkan rekomendasi dari tim pilkada DPP. Walau begitu, dalam melakukan survei, DPP akan tetap mengukur elektabilitas Roni Imran dalam perhelatan Pilkada. Karena Roni Imran yang kini menduduki jabatan wakil bupati, juga ingin ikut Pilkada dengan maju sebagai calon bupati.

Zainudin mengatakan, bila dalam survei elektabilitas Roni Imran sangat tinggi, maka terbuka peluang bagi Roni Imran untuk mendapatkan dukungan PAN di Pilkada Goru. “Kalau elektabilitasnya dibawah, maka Pak Roni Imran tidak akan mendapatkan dukungan. Tapi yang bersangkutan tetap menjadi kader kami di PAN,” tegasnya.

Tapi ia tidak mau berandai-andai soal siapa nanti kandidat calon yang akan mendapatkan SK dukungan dari DPP PAN. Karena akan sangat ditentukan oleh hasil survei. Siapa calon dengan hasil survei tinggi maka itu yang akan didukung DPP dan itu sudah keputusan final. “Menurut saya Roni Imran mampu untuk meningkatkan elektabilitasnya. Nanti kita lihat dua bulan kedepan seperti apa hasilnya,” pungkasnya. (kif/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar