Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Syarat Terima Bantuan, Nelayan Wajib Ikut Asuransi

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 3 Desember 2020 | 22:05 WITA Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memberikan sambutan saat kegiatan temu lapang dan pembinaan pelaku usaha perikanan di Desa Bilato Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo, Kamis (03/12/2020). (Foto: Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO – Jika ingin mendapat bantuan dari Pemprov Gorontalo, seorang nelayan wajib ikut asuransi. Syarat ini diberlakukan karena masih minimnya nelayan yang tertarik untuk mengikuti asuransi khusus nelayan.

”Saya sarankan kalian ikut asuransi ya, karena kalau kita tercatat sebagai peserta asuransi, itu hanya membayar 180 ribu rupiah setahun,” jelas Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, saat kegiatan temu lapang dan pembinaan pelaku usaha perikanan di Desa Bilato, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, Kamis (03/12/2020).

BACA  Gubernur Resmikan Jembatan Molintogupo

Ia menjelaskan asuransi ini sangat bermanfaat bagi para nelayan dan keluarganya jika terjadi kecelakaan saat bekerja, karena mampu menanggung hingga Rp 200 juta.

“Cukup Rp 180 ribu per tahun. Itu murah. Kalau kalau terjadi apa-apa pak, meninggal, asuransi menanggung Rp 200 juta. Jadi bisa untuk yang ditinggalkan di rumah, anak-anak yang masih sekolah masih kuliah tidak sulit,” jelas Rusli Habibie.

BACA  Herman Walangadi Cek Kesiapan Vaksinasi di Kabgor

Jika masuk sebagai peserta asuransi nelayan, premi di tahun pertama ditanggung oleh pihak Pemprov Gorontalo.

Rusli Habibie meminta kepada Kadis Kelautan Perikanan baik provinsi maupun kabupaten untuk tidak sekedar sosialisasi tentang asuransi nelayan. Tapi mensyaratkan semua nelayan penerima bantuan dari Pemprov Gorontalo untuk ikut asuransi.

BACA  Pandemi Covid-19, Peserta BPJAMSOSTEK Raih Imbal di Atas Deposito

Dalam kesempatan itu pula, gubernur dua periode kembali mengingatkan agar nelayan tidak menggunakan bom saat menangkap ikan, karena akan sangat merusak lingkungan termasuk terumbu karang. Ia meminta agar TNI Polri turut membantu dalam pengawasan tersebut. (rilis/hg)


Komentar