Minggu, 11 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Syarif Ingin Bangkitkan Kelompok Belajar Siswa 

Oleh Fajriansyach , dalam Kab. Pohuwato , pada Rabu, 1 Agustus 2018 | 11:30 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Guna meningkatkan semangat belajar siswa, butuh suatu gerakan untuk membangkitkan kembali kelompok-kelompok belajar yang seakan sudah mulai hilang. Hal ini seperti yang ditegaskan oleh Bupati Syarif Mbuinga kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato.

Seiring dengan perkembangan zaman saat ini membuat pergaulan para siswa semakin memprihatinkan. Kecenderungan siswa kepada barang-barang elektronik seperti handphone dan televisi membuat para siswa jarang bergaul dan bersosialisasi bersama.

BACA  Saipul Mbuinga Siap Dukung Kemajuan Sepak Bola Pohuwato

“Jika ini dibiarkan terus menerus tentu akan berdampak negatif terhadap masa depan generasi penerus daerah dan bangsa ini. Saya ingin Dinas Pendidikan kembali kelompok-kelompok belajar di tingkatan siswa.

Ini yang sudah mulai kelihatan hilang, anak-anak kalau sudah sangat adaptif dengan alat-alat elektronik maka cenderung mulai terpisah dengan pergaulan bersama teman-teman sebayanya. Karena dia akan lebih senang dengan alat-alat yang diproduk oleh luar,” ujar Syarif Mbuinga.

BACA  Lengkapi Perpustakaan Pohuwato, Ini Langkah Suharsi Igirisa

Hal ini tentu lanjut Syarif Mbuinga harus ada langkah yang cepat. Dimana Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk gairahkan kembali anak-anak secara berkelompok untuk belajar dan bermain di luar jam pendidikan di sekolah, sehingga bisa mengurangi kebiasaan yang justru lebih banyak menyendiri berhadapan dengan layar televisi maupun handphone.

BACA  STQH Pohuwato Resmi Ditutup, Ini Hasilnya

“Apalagi saat ini masih dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional sehingga penting untuk memperhatikan mulai dari masalah pendidikan anak sampai pada perlindungan kepada anak.

Kita lindungi masa depan anak kita, jangan sampai mereka malah ketergantungan dengan alat elektronik yang justru memisahkan mereka dari teman sebayanya, melemahkan kemampuan berpikir dan melemahkan kemampuan berinteraksi secara sosial,” tambahnya. (mg01/gp/hg)


Komentar