Rabu, 20 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tak Ada Tindakan Tegas, Balap Liar Makin Merajalela

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Selasa, 6 Juni 2017 | 11:08 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Aksi balap liar sejumlah ruas jalan di Kota Gorontalo, terutama pada bulan Ramadan ini, ternyata belum ada habisnya bahkan justru semakin merajalela. Warga pun meminta kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku balap liar karena sangat meresahkan warga yang sedang melaksanakan ibadah di bulan Ramadan.

Dari pantauan Gorontalo Post selama ini, setidaknya ada beberapa ruas jalan yang menjadi langganan aksi balap liar seperti jalan Ahmad Nadjamudin atau depan SMA 3 Kota Gorontalo, jalan Jaksa Agung Suprapto, dan yang paling parah di jalan John Ario Katili eks jalan Andalas Kota Gorontalo.

Meski beberapa kali sudah di razia oleh pihak kepolisian, pelaku balap liar yang sebagian besar didominasi oleh remaja ini seakan tidak ada habis-habisnya. Pasalnya, razia yang dilakukan tidak disertai dengan tindakan tegas kepada para pelaku balap liar.

Hal ini tidak membuat para pelaku balap liar menjadi jera. “Bagaimana mereka ada efek jera, belum ada satupun yang ditangkap,”kata Eril Latangka warga Kelurahan Tapa kepada awak koran ini tadi malam. Herman Utiarahman, salah seorang warga Limba U2 Kota Selatan mengaku sangat resah dengan aksi balap liar.

Selain menimbulkan suara bising akibat knalpot racing, aksi tersebut juga sangat mengganggu warga yang sedang ingin menjalankan ibadah selama Ramadan.

Mereka biasa beraksi dari pukul 02.00 Wita Hingga pukul 04.00 Wita menjelang imsak. “Kita tidak bisa tidur. Mau ba sahur bagimana ini ribut sekali di jalan. Saya punya anak juga tidak bisa tidur,” kata Herman.

Selain itu juga, aksi balap liar tentu juga sangat membahayakan bagi pelakunya sendiri karena selain “sirkuit” yang dipilih merupakan akses vital mobilitas warga, pelakunya sering kali tidak menggunakan kelengkapan berkendara dan sering ugal-ugalan di jalan.

“Sudah beberpa malam mereka ini sering balapan di sini dan hingga hari ini belum ada yang ditangkap atau dirazia. Mungkin polisi sengaja kasih biar,” katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gorontalo Kota, AKP Roni Barli Ibrahim, saat dikonfirmasi mengatakan, penanganan aksi balap liar sudah menjadi prioritas dari jajaran kepolisian baik dilakukan secara persuasif hingga tindakan tegas.

“Selama Ramadan ini, kami juga melakukan operasi cipta kondisi, salah satunya balap liar seperti ini. Bagi yang tertangkap, akan ditindak tegas,” pungkasnya.(tr-53/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar