Tak Ingin Jadi Penonton di Kabgor, Gerindra Mulai Bangun Komunikasi

Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, Tomy Ishak (kanan) saat menemui Ketua DPD PAN Kabgor, Dariyatno Gobel (kiri) guna membangun koalisi jelang Pilkada (Foto Istimewa)

Hargo..co.id, GORONTALO – Meskipun hanya memiliki 1 kursi di DPRD Kabupaten Gorontalo (Kabgor), nampaknya Partai Gerindra tak ingin hanya menjadi penonton. Buktinya, komunikasi terus bangun Partai Gerindra pada Pilkada di Kabgor dapat menemukan koalisi.

Informasi yang berhasil dihimpun, Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, Tomy Ishak mulai bersafari ke partai-partai untuk menjajaki pembentukan koalisi Pilkada. Semalam, Tomy Ishak bertandang ke kediaman Ketua DPD PAN Kabgor, Daryatno Gobel.

“Saya bertugas membangun komunikasi dengan partai mana pun. PAN adalah yang pertama karena kecocokan jadwal pak Daryatno. Insya Allah kami akan datang ke partai lainnya,” ujar Tomy.

Apa saja yang dibicarakan dengan Daryatno? Menurut Tomy, obrolan berdurasi satu jam itu membahas banyak hal. “Terutama sounding (memberikan kabar secara informal–red) bahwa Partai Gerindra menyiapkan kader untuk ikut Pilkada Kabgor,” tutur Tomy.

Apakah ini berarti PAN sudah akan koalisi dengan Partai Gerindra? Oleh Daryatno Gobel, Ini adalah komunikasi awal. “Kami bersyukur Partai Gerindra berinisiatif walaupun Pilkada masih setahun lagi,” kata Daryatno.

Menurutnya, PAN sendiri memiliki 4 kursi di DPRD Kabgor. Partai berlambang matahari itu juga mempersiapkan kadernya untuk ikut Pilkada.

“Kedatangan pak Tomy Ishak ini memberi semangat juga bagi kami. Partai Gerindra yang punya 1 kursi saja berani, apalagi kami yang punya 4 kursi. Jangan lupa, kami juga memiliki mekanisme internal untuk pencalonan Pilkada,” kata Daryatno.

Dia menyarankan agar kader partai lain yang akan berkoalisi dengan PAN ikut membuka komunikasi seperti yang dilakukan oleh Partai Gerindra.

“Nanti ikuti mekanisme di PAN, insyaallah dapat dukungan penuh dari PAN. Kami membuka peluang bagi kader internal maupun kader eksternal. Yang penting niatnya untuk mengabdi kepada masyarakat Kabgor secara tulus ikhlas,” kata Daryatno.

Jika PAN dan Partai Gerindra Kabgor berkoalisi, maka tinggal mencari 1 partai lainnya untuk melengkapi syarat pencalonan.

“Itu yang sedang kami jajaki. Mengenai siapa yang jadi calon bupati dan siapa yang calon wakil bupati, itu akan dimusyawarahkan dalam koalisi,” ungkap keduanya.

Pilkada Kabgor akan dilaksanakan September 2020. Pencalonan secara resmi akan dimulai pada bulan April 2020. (red/hg)

-