Selasa, 9 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tak Jawab Panggilan Istri, Pria di Marisa Rupanya Bunuh Diri

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 30 Juni 2022 | 20:05 Tag: , ,
  Korban saat dievakuasi

Hargo.co.id, GORONTALO – Warga di Kecamatan Marisa, Pohuwato kembali digegerkan dengan ditemukannya Herdis Pakili (33) warga Desa Marisa Utara, dalam kondisi gantung diri di salah satu rumah di Perumahan Marisa Indah, Desa Palopo, Kecamatan Marisa. 

Informasi yang dirangkum, sebelum menggegerkan warga, jasad Herdi pertama kali ditemukan oleh sang istri Rosnawati Oka yang hendak mengecek keberadaan Herdi setelah beberapa kali di tidak menjawab panggilan telepon darinya dan orang tuanya. Khawatir dengan kondisi suami yang memang diketahuinya tengah menghadapi permasalahan internal pekerjaan, membuatnya pulang ke rumah kontrakan untuk menemui sang suami. 

Sayang, setibanya dirumah Rosna tak direspon Herdi yang tengah berada di dalam rumah. Merasa curiga Rosna berusaha mencari keberadaan sang suami dari balik jendela. Benar saja, Rosna mendapati sang suami tengah dalam posisi tergantung. Rosna yang panik bercampur histeris pun langsung meminta pertolongan warga sekitar dan mendobrak pintu depan rumah. 

Setelah pintu terbuka, dirinya bersama warga mendapati suaminya telah meregang nyawa, tergantung. Tak tega, dirinya bersama warga pun kemudian berusaha menurunkan jasad Herdi. Tak berselang lama, petugas kepolisian pun datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban. 

Saat ditemui di TKP, Kanit IV Satuan Reskrim Polres Pohuwato, Bripka Muhamad Faisal, menyebutkan pihaknya mendapat laporan tetangga korban bahwa telah ditemukan salah seorang pria dalam kondisi gantung diri. Dari keterangan yang didapati, jelas Bripka Faisal, Pria tersebut diketahui memiliki masalah internal dengan kantor (Hasjrat Multifinance, red) tempat ia bekerja. 

“Sebelum ditemukan, sempat juga dia (korban) ditelpon sama keluarganya juga termasuk istri dan orang tuanya bahwasanya memberitahukan bahwa dia ada permasalahan di kantor,” jelasnya. 

Lanjut kata Bripka Faisal. Setelah melakukan pengamatan terhadap kondisi korban saat ditemukan, dirinya menduga korban sudah tergantung selama kurang lebih satu atau dua jam. Tidak adanya keberatan dari pihak keluarga, jenazah korban pun kata Bripka Faisal, langsung dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan. 

“Dari pihak keluarga tidak berkeberatan dengan peristiwa ini dan atas permintaan keluarga pun jenazah yang bersangkutan kita bawa ke rumah duka,” pungkasnya. (***)

 

Penulis: Ryan Lagili

(Visited 559 times, 1 visits today)

Komentar