Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tak Maju Pilwako, Adhan Dambea Siap Jadi Relawan Budi Doku, Asalkan….

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Rabu, 3 Mei 2017 | 14:51 WITA Tag: , , ,
  


GORONTALO, hargo.co.id – Ekspektasi agar Wakil Walikota Charles Budi Doku (CBD) mencalonkan diri Walikota pada Pemilihan Walikota-Wakil Walikota (Pilwako) 2018 mendatang, rupanya tak hanya datang dari sejumlah elemen masyarakat.

Mantan Walikota Gorontalo Adhan Dambea ternyata memiliki keinginan yang sama. Bahkan Adhan menyatakan, bila CBD maju sebagai calon walikota, dia rela untuk tak ikut Pilwako dan siap menjadi ketua tim pemenangan Budi Doku.

Kalau syarat Adhan ini diterima, mau tidak mau Budi Doku harus siap melawan Marten ke Pilwako. Karena disisi lain Marten juga masih ingin maju sebagai calon walikota.

Pernyataan itu disampaikan Adhan Dambea usai bertemu dengan Budi Doku dan Ketua DPC PAN Gorontalo Ramdan Datau, di salah satu warung kopi di Kota Gorontalo, Selasa (2/5).

BACA  Pengunjung Membludak, Pantai Minanga 'Disegel' Petugas

“Kalau pak Budi Doku maju sebagai calon walikota Gorontalo, saya tidak akan lagi maju (ke Pilwako.red) dan akan mendukung pak Budi Doku. Kalau perlu saya siap menjadi ketua tim pemenangan,” ujarnya.

Pilihan ini menurut Adhan karena Budi Doku dinilainya adalah pemimpin yang berani melakukan inovasi dan tegas dalam menegakkan aturan serta memperjuangkan kepentingan rakyat kota Gorontalo selama ini.

“Beliau selalu konsisten berdiri diatas kepentingan rakyat. Dan ini sudah terbukti selama lima tahun ia menjabat sebagai wakil walikota,”tambahnya.

BACA  Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Gorontalo, Seorang Dalam Pencarian

Siapa yang akan menjadi pasangan Budi Doku menurut Adhan biarlah itu nanti dibicarakan setelah koalisi terbentuk. Karena menurut Adhan, sejauh ini tidak ada partai yang bisa mengusung tanpa melakukan koalisi dengan partai lain di Pilwako Gorontalo.

“Secara partai tentunya jika saya mendukung CBD (, Hanura sudah pasti mendukung sehingga kita tinggal menambah dua kursi lagi untuk bisa mencalonkan diri,” ujarnya.

Lebih lanjut Adhan mengatakan, pilihannya kepada CBD bukan pula tanpa alasan, karena selama ini menurutnya CBD selalu memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, bahkan jauh sebelum menjabat sebagai wakil walikota.

BACA  Hajatan Libatkan Orang Banyak, Harus Seizin Bupati/Walikota

Sementara itu, terkait peluang dirinya sendiri, Adhan mengaku akan lebih fokus untuk maju di DPR RI jika Budi Doku maju di Pilwako sebagai walikota.

“Saya sudah sampaikan sejak awal, usai Pilgub saya akan lebih fokus mengurusi partai dan menyiapkan diri untuk pentas pileg 2019,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil walikota Gorontalo, Budi Doku sendiri saat dikonfirmasi tentang dorongan Adhan, nampaknya belum mengambil sikap. CBD nampak hanya tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan para wartawan. Dia mengaku, saat ini masih fokus menyelesaikan sisa tugasnya sebagai wakil walikota Gorontalo.(tr-45/hargo)


Komentar