AdvertorialKabar Politik

Tak Pernah Menjatuhkan Caleg Lain, Warga Pohe Salut dengan Sawaludin

×

Tak Pernah Menjatuhkan Caleg Lain, Warga Pohe Salut dengan Sawaludin

Sebarkan artikel ini
Tak Pernah Menjatuhkan Caleg Lain, Warga Pohe Salut dengan Sawaludin
Caleg DPR RI, dari PPP, Sawaludin saat memeluk dan mengangkat Tuna Mahmud salah seorang kader militan PPP sejak tahun 1982.

Hargo.co.id, GORONTALO – Tuna Mahmud, warga Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi, mengaku salut dengan calon anggota legislatif (Caleg) nomor urut 3 yang diusung PPP ke DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Gorontalo, Sawaludin.

Berita Terkait:  PDIP dan PAN Bakal Gugat KPU Pohuwato

hari kesaktian pancasila

Pria yang berprofesi sebagai nelayan itu salut dengan Sawaludin, karena di setiap kampanye, Sawaludin tak pernah menjatuhkan kompetitornya.

“Pak Sawaludin merupakan sosok politisi yang santun. Beliau itu kalau kampanye tidak pernah menjelek-jelekkan calon lain. Dia lebih memilih mensosialisasikan program-programnya,” kata Tuna Mahmud ketika diwawancarai usai kampanye dialogis PPP yang berlangsung di Kelurahan Pohe, Selasa (9/1/2024).

Berita Terkait:  Demo Anarkis di Pohuwato, PT. PETS: 2.200 Penambang Sudah Terima Tali Asih

Example 300250

Selain tak pernah menyerang caleg lain, tambah Tuna Mahmud, Sawaludin juga merupakan figur yang selalu santun saat menghadapi warga. Dia, kata Tuna Mahmud, tak pernah pandang bulu dan selalu hormat, serta menghargai orang lain.

Untuk itu, ucap Tuna Mahmud, dirinya bersama rekan-rekan nelayan yang ada di Pohe siap untuk mendukung Sawaludin pada 14 Februari nanti.

Berita Terkait:  Penyusunan Perkada Penyelesaian Polemik RSUD ZUS Ditargetkan Rampung Bulan Ini

“Kami akan mendukung beliau. Karena beliau punya gagasan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan itu sudah terbukti pada kami kaum nelayan sebelum dia mencalonkan diri,” tandas Tuna Mahmud.

hari kesaktian pancasila

Pria yang kini berusia 61 tahun itu sendiri merupakan masyarakat yang setia dengan PPP sejak tahun 1982 hingga saat ini.

Berita Terkait:  Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran, TKD Pohuwato: Wajib Hukumnya

“Dari tahun1982 sebagai remaja tenda saya sudah ikut-ikut dengan PPP. Karena hanya caleg PPP yang tidak hanya habis dijanji setelah duduk. Mereka tetap hadir bersama kami masyarakat. Dan yang paling saya bangga, caleg PPP tidak pernah main sikut dengan caleg partai lain,” tegasnya.(*)

Penulis: Deice

Berita Terkait:  Kritik Surya Paloh terhadap Revolusi Mental Jokowi Disambut Tanggapan dari PDIP, PAN, dan Golkar



hari kesaktian pancasila