Jumat, 22 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tak Punya Izin, Tambang Ilegal Ditutup

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 14 Januari 2017 | 14:48 WITA Tag: , , ,
  


SUWAWA Hargo.co.id – Aksi penertiban tambang ilegal di Gorontalo akan terus digencarkan sejalan dengan penetapan Gorontalo sebagai Provinsi Konservasi. Seluruh wilayah sudah harus bebas dari hal ini agar kondisi alam tetap terawat dengan baik. Saat ini diduga masih banyak terdapat tambang ilegal di sejumlah wilayah di Gorontalo.

Sebelum ini, Polres Bonbol menutup PETI sebanyak empat titik di kawasan Kecamatan Suwawa, Bonbol, kemarin, (11/1). Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (grup Hargo.co.id), operasi penyegelan tersebut berawal dari laporan warga terkait maraknya PETI di kawasan Suwawa. Dari informasi itu, Polres Bonbol kemudian menurunkan tim khusus sebanyak 50 personil untuk melakukan razia PETI.

BACA  Pembunuhan di Leato Utara, Dilatarbelakangi Unsur Sakit Hati

Dari hasil penelusuran, petugas mendapatkan ada 4 titik PETI. Bahkan, 1 kawasan diantaranya memiliki pengelolah khusus. Tambang-tambang tersebut langsung ditutup. Sayangnya, tidak ada satu pun para penambang yang berhasil ditangkap.Di TKP, petugas menyegel 30 buah tromol dan 1 buah mesin genset yang diduga digunakan untuk pengolahan emas hasil PETI.

BACA  Terungkap, Begal Payudara Sering Terjadi di Jalan Menuju Pone

Kasat Reskrim Polres Bonbol AKP Syang Kalibato yang memimpin operasi tersebut mengatakan, penyegelan yang dilakukan pihaknya tersebut dalam rangka menertibkan legalitas para pengusaha tambang tradisional. Menurutnya, di Bonbol diduga banyak PETI yang masih aktif.”Kita sudah beberapa kali merazia dan melakukan penertiban tambang emas ilegal. Tapi meski telah di razia, mereka masih kembali beraktivitas,” katanya.

Sayang menyampaikan, seluruh areal pertambangan harus memiliki izin resmi. Jika tidak memiliki izin, warga dimintanya untuk tidak memberanikan diri mengolah tambang secara ilegal. Sebab, selain berpotensi merusak lingkungan hal ini juga merupakan bentuk pelanggaran hukum. “Makanya tempat ini sudah kita segel. Nanti akan kita selidiki siapa-siapa yang sering beraktivitas di PETI ini,” jelasnya.

BACA  Diduga Habis Nyabu, Pria di Gorontalo Diamankan Polisi

Kemarin, kata Syang, tim yang diturunkan untuk melakukan operasi terdiri dari anggota Intel, Sabhara dan Satuan Reskrim Polres Bonbol. “Operasi seperti ini akan terus kita gencarkan agar tidak ada lagi PETI di Bonbol,” pungkasnya. (tr-54/hargo)


Komentar