Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tak Sekadar Ngopi

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 13 Februari 2016 | 14:06 WITA Tag: , , ,
  


Warung kopi juga diistilahkan dengan parlemen tingkat tiga. Ditempat ini siapa saja bisa ngomong, terarah atau tidak yang jelas tidak dibatasi.

Sementara di warung atau kedai kopi lainnya, banyak kaula muda yang memanfaatkannya untuk browsing internet sambil ngopi, mulai pagi hari, sore, malam bahkan hingga pagi lagi.

BACA  Tanduk Rusa Tombulilato, Tanaman Endemik dari Pesisir Utara Gorontalo 

Maklum, saat ini, sebagian besar warung kopi sudah menyediakan fasilitas wifi gratis untuk para pelanggannya, agar mereka bisa lebih betah nongkrong di warung kopi.

BACA  Kemampuan Anggaran Pengaruhi Pelaksanaan Pekerjaan

Eko Prasetyo, salah seorang pecinta kopi yang diwawancarai Gorontalo Post mengatakan, ngopi yang semakin tren di Gorontalo ini disebabkan saat ini, warung kopi di Gorontalo semakin menjamur.

BACA  Tradisi Tumbilotohe Tak Dilarang, Thariq: Festivalnya yang Dilarang

“Banyak orang berpikir, untuk ngumpul dengan teman teman, paling asyik di warung kopi, lebih santai dan bisa berlama-lama untuk ngobrol,” ujarnya. (tr-28/tr-45/roy/and/idm)

Laman: 1 2 3


Komentar