Jumat, 7 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tak Terbukti Ada Kandungan Narkoba, Polisi Tetap Razia Permen “Dot”

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 16 Maret 2017 | 11:51 Tag: ,
  

Hargo.co.id TAPA – Meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyatakan permen merk ‘Penguin Brand’ atau permen dot bebas kandungan narkoba dan psikotropika,

namun petugas kepolisian masih menggelar razia permen tersebut di kios-kios warga. Seperti yang terlihat di kawasan Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol).

Petugas Polsek setempat mendatangi satu demi satu kios dan menyita permen tersebut, kemarin, (15/3) pukul 09.00 Wita.

Pantauan Gorontalo Post, razia ini dipimpin langsung Wakapolsek Tapa Ipda Irwan Arifin Ali. Ipda Irwan membawa limaanggotanya dan menyisir kios-kios di Tapa.

Namun operasi tersebu nihil. Dari seluruh kios yang didatangi, tidak ada satu pun yang berjualan permen dot.

“Kita tidak menemukan permen tersebut,” katanya ketika diwawancarai awak media.

Menurut Ipda Irwan, razia kali itu tidak saja digelar di wilayah Kecamatan Tapa. Sebelumnya, razia demikian telah di awali dari kawasan Kecamatan Bulango Timur.

“Ini adalah tempat kedua. Setelah ini kemudian ke Bulango Selatan,” jelasnya.

Ipda Irwan mengatakan, razia demikian masih akan terus digelar. Ia meminta kerjasama semua pihak untuk antisipasi peredaran permen tersebut.

“Pengecekan di kios – kios kita lakukan secara begilir dan mensosialisasikan kepada para pedagang untuk tidak menjual permen tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, BPOM telah merilis informasi sebagaimana dikutip dari News Republika bahwa permen tersebut bebas narkoba dan psikotropica berdasarkan hasil pengujian laboratorium.

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito dari 12 parameter yang diuji, semuanya menunjukkan hasil negatif.

“Kami sudah koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional dan hari ini disimpulkan bahwa permen dot tidak mengandung narkotika,” kata Benny.

Pengujian terhadap permen dot dilakukan di BPOM Surabaya sebagai tempat ditemukannya jajanan tersebut.

Selain di Surabaya, uji permen dot juga dilakukan di BPOM Bandar Lampung dan Serang. Seluruhnya menunjukkan hasil negatif narkotika.

Benny menambahkan pengujian kandungan rhodamin B dan formalin pada permen dot juga menunjukkan hasil negatif.

Hasil negatif menandakan permen tersebut masih bisa beredar dan dikonsumsi.

“Kami minta masyarakat tenang namun tetap waspada mengonsumsi makanan apa pun karena bisa saja terkontaminasi atau dikontaminasi,” imbuhnya.(tr-49/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar