Kamis, 2 April 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tak Terima Kinerjanya Dianggap Turun, KPK Teken 50 Sprindap

Oleh Mufakris Goma , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 21 Februari 2020 Tag: ,
  Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, saat ini KPK sudah menandatangani lebih dari 50 surat izin penyadapan (Sprindap). (Miftahulhayat/Jawa Pos)


Hargo.co.id – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid V membantah kinerja lembaga antirasuah menurun pada periode kali ini. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengklaim, pihaknya telah telah menandatangani lebih dari 50 surat perintah penyadapan (sprindap).

“Sudah ada kalau 50 Sprindap, saya kira lebih lah bahkan. Hampir setiap hari saya tanda tangan Sprindap,” kata Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/2).

BACA  Korupsi Dana Penanggulangan Corona, KPK: Pidana Mati

Wakil Ketua KPK yang menjabat dua periode ini menegaskan, lembaga antirasuah yang dikomandoi Firli Bahuri tepat bekerja secara optimal dalam upaya pemberantasan korupsi.

BACA  Korupsi Dana Penanggulangan Corona, KPK: Pidana Mati

Bahkan, Alex juga mengklaim keberadaan Dewan Pengawas sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 diklaim tidak menghambat kinerja KPK.

“Sprindap itu sudah banyak, dan saya pastikan Dewas tidak mempersulit. Hampir semua Sprindap itu dikabulkan (Dewas),” tegas Alex.

BACA  Korupsi Dana Penanggulangan Corona, KPK: Pidana Mati

Untuk diketahui, adanya Undang-Undang KPK hasil revisi atau UU Nomor 19/2019 tentang KPK kinerja lembaga antirasuah menjadi berubah. Proses penyadapan hingga penggeledahan KPK harus seizin Dewan Pengawas.

*Berita ini juga terbit di jawapos.com edisi kamis 20 februari 2020