Rabu, 15 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Takdir Risma pada Pilkada Jatim Ada di Tangan Mega

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 12 September 2017 | 04:00 WITA Tag: , ,
  Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Dahlan Iskan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Dida Tenola/JawaPos.com)


Hargo.co.id – DPP PDIP segera memutuskan nama pasangan yang bakal diusung pada Pilkada Jatim tahun depan. Sejauh ini, beberapa nama digadang-gadang bakal dicalonkan partai berlogo kepala banteng tersebut. Mulai dari Wakil Gubernur Jatim Gus Ipul, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Ngawi Budi “Kanang” Sulistyono, hingga Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Meskipun berulang kali menegaskan tidak bakal maju, namun nama Risma tetap berpeluang maju pada pesta rakyat Jatim tahun 2018. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memastikan, jadi atau tidaknya Risma maju bakal ditentukan oleh Ketua Umum Megawati Soekarno Putri. “Keputusan terakhir di tangan Bu Mega. Beliau akan mengambil keputusan terbaik,” jelas Hasto, Senin siang (11/9).

BACA  Info Penting dari MenPAN-RB, Seluruh PNS Wajib Tahu

Hasto menyebutkan, selama ini semua orang mengakui kinerja Risma sebagai Wali Kota Surabaya. Risma bisa membuat Kota Pahlawan hijau dengan membangun taman-taman. “Bu Risma tidak hanya menjadikan Surabaya sebagai ibu kota provinsi bersejarah, tapi juga membumikan Pancasila,” lanjutnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama anak-anak

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama anak-anak (BAGUS PUTRA PAMUNGKAS / RADAR SURABAYA/JawaPos.com)
Partai sendiri sudah mendengar pernyataan sikap Risma yang tidak ingin berlaga pada kontestasi Pilgub mendatang, namun hal itu bukan berarti menutup peluang Risma. Selama ini, keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri selalu menjadi kunci.

Hasto menambahkan, banyak pemimpin-pemimpin daerah yang berhasil berangkat dari restu Mega. “Banyak pemimpin lahir dari rahim kepemimpinan Bu Mega. Bu Mega selalu melihat kepentingan besar untuk bangsa,” tambahnya.

BACA  Terkait RAPBN 2021, Mendagri Tito Karnavian Minta Rp 1,275 Triliun Lagi

Oleh sebab itu, Hasto mengisyaratkan bahwa kemungkinan partainya untuk mencalonkan Risma pada pilgub Jatim tetap terbuka lebar. “Dalam konteks disiplin organisasi, kalau Bu Mega merestui, tentu (Risma) harus mau. Jadi tunggu tanggal mainnya,” kata Hasto.

BACA  Pahami Perbedaan Istilah Baru Pasien Positif Covid-19, Suspek, dan Probable

Sejauh ini, PDIP sudah menjalin komunikasi dengan PKB dan Hanura terkait pilgub Jatim. Bagi PDIP sendiri, tidak menjadi masalah apabila nantinya nama yang diusung menjadi Gubernur maupun Wakil.

Sejak awal, PDIP menganggap bahwa Pilkada merupakan pertarungan gagasan. Sehingga, siapapun yang punya kemampuan leadership akan dipertimbangkan. “Yang terpenting adalah dukungan rakyat,” kata politisi asal Yogyakarta tersebut.

(did/JPC/hg)


Komentar