Takut Ditilang, Bentor Terjun ke Sawah 

Bentor yang dikemudikan Bahrudin saat dievakuasi setelah terjun ke sawah di Desa Poowo, Kabila, Selasa (28/8).


Hargo.co.id, GORONTALO – Ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar mengendarai kendaraan baik sepeda motor, bentor maupun mobil di jalan raya harus melengkapi surat-suratan kendaraannya. Jika hal itu disepelekan, maka tentu akan berujung masalah kepada pengemudi kendaraan tersebut.

Seperti kejadian yang dialami Bahrudin (40), bentor yang dikendarainnya terpaksa terjun bebas ke sawah di jalur Tapa – Kabila, Selasa (28/8). Pasalnya, warga Kabila itu menghindari ditilang petugas Satlantas Polres Bone Bolango yang tengah melakukan patroli kendaraan di sepanjang jalan tersebut.

Pantauan Hargo.co.id (Gorontalo Post Grup), insiden kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 10.00 wita.  Bahrudin yang tengah mengemudikan bentor susuki smash DM 6041 ED kaget saat melihat mobil Patwal milik polantas bergerak dari arah berlawanan.

Mengetahuui surat kendaraanya sudah kedaluarsa atau melewati masa jatuh tempo pembayaran pajak.  Hal itu membuat Bahrudin panik dan mencoba mengubah arah. Namun, dengan kepanikanya saat melihat mobil patroli malah membuatnya kehilangan kendali hingga bentor bututnya itu terjun ke area sawah yang berada dibahu jalan tersebut.

“Ta kage saya dapa lia patroli. Saya kira sweping, soalnya surat-surat motor so mati samua,” ucap Bahrudin.

Anggota Satlantas Polres Boalemo Brigadir Erik Adam yang melaksanakan patroli di wilayah tersebut mengatakan, saat kejadian dirinya bersama anggota lainya hanya melakukan patroli di wilayah itu.

“Saat itu kami tidak melakukan sweping, kami hanya berpatroli di wilayah itu. Mungkin pengemudinya panik lantaran surat kendaraanya mati, makanya dia kehilangan kendali dan langsung tercebur di sawah,” ungkap Brigadir Erik. Untung saja diakui Erik, saat kejadian bentor itu tak berpenumpang. Sehingga tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu (mg03/gp/hg).

-