Monday, 27 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tamu pada FPS Dibatasi, Wajib Tunjukan Bukti Vaksinasi

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Wednesday, 15 September 2021 | 04:05 AM Tags: ,
  Rapat persiapan pelaksanaan FPS yang dipimpin oleh Plh. Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, Senin (13/09/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Jumlah tamu dan pengunjung pada pelaksanaan Festival Pesona Saronde (FPS) 2021 akan dibatasi. Selain itu, pengunjung wajib tunjukan bukti telah menjalani vaksin Covid-19.

Hal ini diungkapkan Plh. Sekda Gorontalo Utara (Gorut), Suleman Lakoro usai memimpin rapat persiapan FPS, Senin (13/09/2021). Menurutnya, kapasitas hanya 50 persen dari yang ada saat ini. Selain itu juga tamu dan pengunjung wajib menunjukan bukti vaksinasi untuk 2 dosis. 

“Untuk masyarakat umum dibatasi, yang jelas kapasitasnya 200 orang. Itu akan dibagi, peserta festivalnya, masyarakat umum dan pedagang, dan itu tidak lebih dari 200 orang. Karena kita khawatir jangan sampai melanggar protokol kesehatan,” tegas Suleman Lakoro.

Bahkan, untuk tamu undangan kegiatan FGD, hanya mengundang bupati dan sekda dari masing-masing daerah yang tergabung dalam Badan Kerjasama Utara-utara (BKSU) yakni, Bolaang Mongondow Utara, Buol, Bone Bolango dan Gorontalo Utara. Diakuinya, pelaksanaan FPS dengan menerapkan protokol kesehatan itu memang mengganggu jalannya kegiatan. Karena biasanya festival itu berarti terbuka untuk umum, tapi karena dilaksanakan di masa pandemi dan penerapan PPKM, maka harus disesuaikan. 

“Harapan kita walaupun dilaksanakan dengan segala keterbatasan yang ada, tapi hasilnya nanti bisa maksimal,” ujarnya. 

Sementara soal target dari pelaksanaan FPS itu sendiri, Suleman menyebut, pada dasarnya fokus untuk mendongkrak promosi pariwisata nasional dan penguatan ekonomi masyarakat. 

“Karena di momen-momen seperti ini, masyarakat pedagang, termasuk para pengemudi taksi perahu berburu mendapatkan penghasilan lebih dibanding hari-hari yang lain,” jelasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 17 times, 1 visits today)

Komentar