Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tangkap Pelaku Tabrak Lari, Briptu Abdul Salam Diberi Penghargaan

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Metropolis , pada Jumat, 19 Oktober 2018 | 05:00 WITA Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Bahagia dan bangga, mungkin itu yang dirasakan Brigadir Polisi Satu (Briptu) Abdul Salam Latama Bhabinkamtibmas Lemito. Saat mengikuti upacara Kesadaran Nasional, kemarin, Rabu (17/10).

Bagaimana tidak, dihadapan ratusan anggota Polres Pohuwato yang hadir, Bintara tingkat dua itu mendapatkan piagam penghargaan dari Kapolres Pohuwato atas keberhasilannya menangkap dengan cepat pelaku laka lantas tabrak lari yang terjadi, belum lama ini.

Sebelumnya, pada Ahad (14/10), Briptu Abdul Salam yang saat itu sedang bersiap-siap untuk berolahraga mendapatkan informasi bahwa telah terjadi kecelakaan di Desa Patuhu, Randangan yang mengakibatkan salah seorang bocah tewas.

Mendengar informasi bahwa sang pengemudi diduga melarikan diri, sontak Abdul salam mencoba untuk melakukan pencegatan di depan Polsek Lemito. Melihat situasi jalan lurus dan tidak bisa untuk dilakukan penghadangan, Briptu Abdul Salam pun berinisiatif menuju jembatan Lemito.

BACA  Dua Terduga Pelaku yang Cekoki Bayi dengan Miras Terancam 10 Tahun Penjara

Selang 30 menit, mobil dengan nomor Polisi DD 7043 XX yang dikendarai oleh lelaki SA alias Sam (37) dengan ciri-ciri seperti yang diinformasikan pun tiba di jembatan Lemito. Kemudian Briptu Abdul Salam pun langsung melakukan penghadangan.

Melihat sang pengemudi malah ingin menabraknya, Briptu Abdul Salam pun langsung menghindar dan meminta agar mobil truck di depanya untuk berhenti sehingga membuat mobil tersebut tak memiliki ruang untuk melarikan diri. Abdul salam pun langsung meminta para penumpang untuk turun dari mobil dan meminta agar mobil truck tetap mengawal mobil tersebut sampai di Polsek Lemito.

BACA  Polisi Tahan Pelaku Pencabulan Bocah 11 tahun

Kepada Gorontalo Post, Briptu Abdul Salam Latama mengungkapkan saat penghadangan dilakukan. Dirinya sudah meneriaki sang pengemudi untuk berhenti dan memberitahu bahwa dirinya adalah anggota kepolisian. Namun perlawanan sempat dilakukan sang pengemudi yang mencoba menabraknya.

“Saat diamankan, si pengemudi mengaku dirinya takut kalau saya adalah warga yang akan menghakiminya. Tapi kan meskipun saya merupakan masyarakat biasa, apa iya harus ditabrak juga? padahal sebelumnya saya juga sudah bilang kalau saya adalah anggota,” ungkapnya.

BACA  'Kolor Ijo' Gorontalo Diringkus Polisi

Sementara itu, Kapolres Pohuwato saat dihubungi mengungkapkan, penghargaan yang diberikan kepada Briptu Abdul Salam Latama adalah reward yang harus diberikan Polres Pohuwato atas keberanian dan aksi heroik yang dilakukan anggotanya. Sehingga dengan penghargaan semacam itu akan menjadi penyemangaat untuk semua anggota Polri lainnya dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pengayom masyarakat.

“Tentu kami dari Polri akan memberikan penghargaan atas apa yang dilakukan anggota kami selama itu bertujuan positif terlebih dalam penegakan hukum diwiliyah Kabupaten pohuwato. Sehingga melalui penghargaan seperti ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi para anggota Polres Pohuwato lainya,” tandasnya.(ryn/kif/gp/hg)


Komentar