Senin, 24 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tantangan Pertama Bangun Chemistry 

Oleh Berita Hargo , dalam Ragam , pada Senin, 16 Juli 2018 | 07:00 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id – Belum pernah terbayangkan sebelumnya dalam benak Sitti Nurcholisyah Isa kalau dirinya akan terpilih untuk memerankan tokoh utama pada webseries yang produksi oleh UNG Broadcasting bersama TC Damhil. Pasalnya, perempuan yang akrab disapa Dede ini tidak pernah berharap lebih sewaktu ikut casting.

“Rasa-rasanya saya masih tidak menyangka akan terpilih menjadi pemeran utama di webseries ini. Karena dari awal ikut casting saya tidak mengharapkan apapun, selain ingin mencari pengalaman saja.

Dan Alhamdulillah, ini adalah pengalaman pertama saya menjadi seorang aktris,” ungkap perempuan kelahiran 31 Juli 1998 tersebut.

Dara cantik yang memerankan sosok Nada pada webseries dengan judul yang sama dengan nama tokoh yang ia perankan -NADA- ini pun mengungkapkan bahwa ada banyak tantangan yang dihadapinya selama proses syuting.

“Tantangan pertama adalah membangun chemistry (baca:kemistri-red) dengan lawan main. Karena aktris dan aktor yang terlibat dalam film ini tidak ada yang saya kenal sebelumnya. Semuanya adalah orang-orang baru bagi saya. Harus membangun chemistry yang lebih ekstra dengan pemeran utama laki-laki,” jelasnya.

Tantangan kedua adalah harus bisa untuk berakting marah. Mungkin bagi sebagian orang ini adalah hal yang mudah, tetapi tidak baginya.

“Dan terakhir, sebenarnya saya adalah tipikal orang yang mudah gugup dan pemalu ketika berada di depan kamera. Namun, secara berangsur-angsur semua tantangan ini bisa saya kendalikan dengan menanamkan kepercayaan diri bahwa saya mampu melakukannya,” jelas mahasiswi Jurusan Keperawatan, Univeritas Negeri Gorontalo (UNG) ini.

Anak pertama dari pasangan Deasy Aryani Nadjamuddin dan Rexy Isa ini pun menuturkan bahwa dia sangat bersyukur bisa mengambil bagian dalam webseries yang telah ditonton oleh hampir 10.000 viewers pada Episode Perdana yang sudah tayang di Youtube dua pekan lalu.

“Saya bersyukur karena ketika saya mulai mengenal semua orang yang terlibat dalam pembuatan film ini, semua kekhawatiran, rasa gugup dan rasa malu saya benar-benar hilang.

Saya juga mendapatkan banyak hal baru, seperti belajar bagaimana dunia akting, bagaimana tata cara pengambilan gambar yang baik. Dan yang paling saya syukuri adalah saya bisa bertemu dengan orang-orang baru yang super baik, asik dan lucu,” tutur Dede.

Perempuan yang lebih suka tampil apa adanya ini, berpesan untuk jangan takut memulai hal baru. “Tantang dirimu dan buat hidupmu menjadi seasik mungkin,” tutup Dede sambil tersenyum.(zt10/gp/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar