Rabu, 16 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Target Ibadah Haji Tahun Depan, Warga Gorontalo Naik Sepeda ke Mekah  

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Ragam , pada Minggu, 6 Juni 2021 | 19:05 WITA Tag: , ,
  Dua orang warga Gorontalo, Andi Harvin Thalib dan Chairul Maatini menjalani Ibadah Haji dengan naik sepeda ke Mekah. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Menunaikan ibadah haji merupakan Rukun Islam yang kelima bagi umat muslim. Tak heran jika banyak umat muslim yang bertekad kuat untuk bisa berangkat ke Tanah Suci Mekah untuk menunaikan Ibadah Hadi.

Tekad yang paling Kuat bisa terlihat dari kedua sosok pria asal Gorontalo bernama Andi Harvin Thalib (25) dan Chairul Maatini (26). Mereka melakukan ekspedisi ‘Muslim Youth Journey’ dari keinginan mereka sendiri untuk naik haji dengan menggunakan sepeda. Mereka mulai berangkat pada Ahad (06/06/2021) guna membuktikan kepada orang banyak bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini asalkan kita mau mencoba dan berusaha.

Ekspedisi tersebut akan melintasi 7 negara yakni Singapore, Malaysia, Thailand, India, Pakistan, Iran dan Uni Emirat Arab. Dalam ekspedisi ini mereka juga mengajak agar masyarakat untuk selalu berolahraga dan berpetualang tanpa meninggalkan ibadah. Prosesi pelepasan dilaksanakan di Warkop Jack Kopi, Jalan Panjaitan, Kota Gorontalo.

Keduanya merupakan anggota Remaja Masjid Darussalam Kelurahan Molosipat W, Kota Gorontalo. Menurut Ketua Remaja Masjid Darussalam, Hermawan Prayogo Mozin, persiapannya dilakukan sejak setahun lalu. 

“Artinya, persiapan sudah matang. Mereka juga sudah latihan fisik serta menyiapkan paspor yang akan mereka bawa. mereka juga mengumpulkan sponsor lokal untuk membantu keberangkatan mereka ke Mekah,” kata Hermawan Prayogo Mozin.

Terkait kebijakan Arab Saudi melarang masuknya warga dari 20 negara termasuk Indonesia guna mencegah penyebaran Covid-19, Hermawan Prayogo Mozin menjelaskan bahwa mereka menargetkan tiba pada musim haji 2022.

“Insya Allah kebijakan itu tidak akan sampai di tahun depan. Kami doakan agar larangan itu akan dicabut sebelum mereka memasuki Arab Saudi,” katanya.

Beberapa tahun lalu, yakni pada 2011, seorang wartawan Jawa Pos bernama Bahari melakukan haji yang dikenal dengan nama Haji Darat.  Rute berhaji lewat jalur yang tak lazim melintasi 11 negara (Malaysia, Thailand, Myanmar, Laos, Kamboja, Vietnam, Cina (selatan), Nepal, India, Pakistan, dan Oman) dilaluinya untuk bisa menjejakkan kaki di Mekah, Arab Saudi.

Berangkat dari Surabaya pada 5 Agustus 2011 dan berakhir di Mekah pada 1 November 2011. (rita/hargo)

BACA  Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Bone Bolango Gelar Vaksinasi Massal

Komentar