Kamis, 21 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Taukah Anda Cacing Parasit pada Tubuh Ikan Makerel? Simak Ulasan Berikut Guys!

Oleh Fajriansyach , dalam Headline LifeStyle , pada Sabtu, 7 April 2018 | 10:31 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Kasus adanya penemuan cacing parasit pada ikan makerel kaleng membuat publik mulai ragu mengkonsumsi produk tersebut. Disinyalir ikan makerel dikemas dalam kondisi tidak higienis. Akan tetapi hal itu diklaim bukanlah sebuah masalah oleh pihak terkait.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Nilanto Perbowo menduga, banyaknya ditemukan cacing parasit diduga dipicu oleh ledakan populasi cacing-cacing anisakis itu sendiri pada musim tertentu. Populasi itu terdapat di perairan, tempat ikan-ikan itu ditangkap.

Produk ikan makerel kaleng yang masih dijual di supermarket.

Produk ikan makerel kaleng yang masih dijual di supermarket. (Hendra Eka/Jawa Pos)

“Kami (KKP) pun belum tahu apa penyebabnya cacing anisakis ini populasinya meledak,” tambahnya. Nilanto melihat perubahan musim dan keseimbangan ekosistem laut yang ekstrem bisa jadi penyebab meledaknya populasi cacing tersebut. Sehingga, jumlah cacing yang parasit di tubuh ikan makarel semakin banyak dan masih tersisa di tubuh ikan yang telah melalui proses pengolahan.

BACA  Acara Bawaslu di Gorontalo Dibubarkan Polisi

“Prediksi saya sederhana, perubahan cuaca yang drastis, musim hujan terus menerus atau kemarau panjang. Keseimbangan ekosistem berubah, salah satu organisme yg meledak populasi, salah satunya cacing Anisakis,” jelasnya.

Ketua Asosiasi Pengalengan Ikan Indonesia (APIKI) Ady Surya menambahkan, berdasarkan pada temuan-temuan yang ada, cacing bisa menjadi momentum bagi produsen ikan makerel lokal untuk memperbaiki kualitas produknya.

Pihaknya berjanji, ke depan akan bekerja sama dengan KKP dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memperketat pengawasan ikan-ikan makerel beku dari importir sebelum diolah ke kemasan kaleng.

“Itu kami lakukan dengan cara pengawasan ekspor supaya hubungan bisnis antarnegara ini tetap terjalin dengan baik, karena ini bisa diatasi,” kata Ady dalam kesempatan yang sama.

BACA  Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Jokowi Bilang Begini

Walaupun begitu, Ady dan produsen di APIKI tidak akan menghentikan impor produk dari negara-negara yang selama ini telah menyuplai ikan makerel beku.

Dirinya berinisiatif akan menjalin komunikasi dengan para importir agar lebih selektif dalam memilih wilayah tangkap ikan makarel yang kemudian diimpor ke Indonesia.

“Bukan mengatasi cacing dari negara tertentu, tapi melarang, menangkap di daerah-daerah yang musim tertentu yang bisa menimbulkan parasit cacing,” pungkasnya.

(rgm/JPC)


Komentar